Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini
TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS – Sebuah dapur milik warga di Dusun Sukaharja, Desa Petir Hilir, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, ludes terbakar pada Selasa (4/8/2026) malam.
Dugaan sementara, kebakaran dipicu bara api di tungku yang belum padam setelah digunakan memasak keripik.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 21.00 WIB. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Namun, bangunan dapur semi permanen berukuran sekitar 4 x 4 meter hangus terbakar dengan taksiran kerugian mencapai Rp10 juta.
Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Ciamis, Budi Rahmat, mengatakan laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 21.25 WIB dari Yanti Rismayanti, keponakan pemilik rumah.
"Begitu menerima laporan, petugas langsung menuju lokasi dan tiba sekitar 10 menit kemudian untuk melakukan pemadaman agar api tidak merembet ke bangunan lain," kata Budi.
Baca juga: Kecelakaan di Jalan Jenderal Sudirman Ciamis hingga Oli Tumpah, Damkar Bergerak Cepat Dini Hari
Rumah tersebut diketahui milik Dedi (72). Berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan, sumber api diduga berasal dari area dapur.
Budi menjelaskan, sebelum kejadian, pemilik rumah sempat memasak keripik menggunakan tungku kayu bakar pada sore hari. Setelah aktivitas memasak selesai, dapur ditinggalkan.
"Diduga bara api di tungku belum benar-benar padam, kemudian kembali menyala dan memicu kebakaran," ujarnya.
Pemilik rumah baru mengetahui peristiwa tersebut setelah mendengar suara letupan dari arah belakang rumah. Saat diperiksa, api sudah membesar dan menghanguskan seluruh bagian dapur.
Melihat kobaran api semakin membesar, pihak keluarga segera menghubungi UPTD Damkar Ciamis. Satu unit mobil pemadam kemudian dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman.
Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 22.20 WIB setelah petugas melakukan pemadaman dan pendinginan.
Selain itu, petugas juga melakukan pendataan, observasi, serta memberikan edukasi kepada warga agar memastikan bara api benar-benar padam setelah menggunakan tungku.
Proses penanganan kebakaran melibatkan personel UPTD Damkar Ciamis bersama Tagana, Dinas Sosial, aparat Desa Petir Hilir, pihak Kecamatan Baregbeg, serta warga sekitar yang turut membantu proses pemadaman.(*)