TRIBUNFLORES.COM, LARANTUKA – Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik mahasiswa Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) Kupang di Kecamatan Lewolema, Kabupaten Flores Timur, meninggalkan kesan mendalam bagi masyarakat maupun para peserta.
Setelah menjalani pengabdian selama kurang lebih dua bulan, para mahasiswa peserta program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) skema KKN Tematik KKMP Unwira Kupang secara resmi dilepas oleh Bupati Flores Timur, Antonius Doni Dihen, dalam acara yang berlangsung di Aula Setda Flores Timur, Rabu (4/8/2026).
Salah satu peserta, Yohana Afriani Rena Panggabean (22), mahasiswi Program Studi Ilmu Komunikasi, membagikan pengalaman berharga selama menjalankan program di Desa Painapang, Kecamatan Lewolema.
Bersama seorang rekannya, Rena berhasil membuat sebuah website Desa Painapang yang memuat berbagai informasi penting mengenai desa, mulai dari profil, visi dan misi, hingga potensi yang dimiliki masyarakat setempat.
Baca juga: Cerita Pater Markus Solo Kewuta SVD Bawa Relikui Santo Petrus dari Vatikan ke Lewouran Flores Timur
Menurut Rena, kehadiran website tersebut diharapkan dapat menjadi media komunikasi sekaligus sarana promosi bagi pemerintah desa dalam memperkenalkan potensi wilayah kepada masyarakat luas.
"Pemerintah desa juga memberikan apresiasi atas apa yang telah kami lakukan. Kami berharap website ini bisa terus dimanfaatkan untuk mendukung kemajuan Desa Painapang," ungkap Rena.
Mahasiswi asal Labuan Bajo itu mengaku pengalaman tinggal bersama masyarakat desa menjadi pembelajaran berharga. Selama berada di Lewolema, ia bersama rekan-rekannya tidak hanya menjalankan program akademik, tetapi juga ikut merasakan kehidupan masyarakat dengan berbagai tantangan yang ada.
Mereka terlibat dalam sejumlah kegiatan masyarakat, termasuk membantu proses pembuatan kopra serta belajar memahami kehidupan sosial, budaya, dan potensi lokal desa.
Rena pun mengapresiasi Unwira Kupang yang telah menghadirkan program pengabdian tersebut. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilanjutkan karena memberikan manfaat bagi mahasiswa maupun masyarakat.
Sementara itu, Bupati Flores Timur, Antonius Doni Dihen, menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa Unwira Kupang dan para dosen pembimbing yang telah memilih Kecamatan Lewolema sebagai lokasi pelaksanaan KKN.
"Tentu saja, selaku Bupati Flores Timur, saya mengapresiasi kehadiran adik-adik mahasiswa di Flores Timur, khususnya di Lewolema. Banyak pengalaman baik yang sudah dibagikan oleh kalian," ujar Doni Dihen.
Ia berharap pengalaman selama berada di desa dapat menjadi bekal bagi mahasiswa dalam menyelesaikan pendidikan maupun menghadapi kehidupan setelah menjadi sarjana.
Bupati Doni Dihen juga menyampaikan bahwa sejumlah aspirasi yang disampaikan mahasiswa selama KKN, seperti persoalan akses jalan, ketersediaan air bersih, dan penerangan jalan, akan menjadi perhatian pemerintah dalam pembangunan Flores Timur ke depan.
Acara pelepasan tersebut turut dihadiri Dosen Koordinator Unwira Kupang Veronika Boleng Kelen, para staf ahli Bupati, Kepala Dinas PMD Flores Timur, serta sejumlah pejabat di lingkungan Setda Flores Timur.
Sumber: FB Prokopim Flores Timur