Ini 7 Tugas dari Mendikti Saintek kepada Plt Rektor Unsrat Manado Prof Jamaluddin Jompa
Frandi Piring August 05, 2026 06:48 PM

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., langsung bekerja di hari pertamanya memimpin, Rabu (5/8/2026).

Ia bahkan sudah memimpin serangkaian rapat setelah tiba di Manado, Sulawesi Utara (Sulut).

Humas Unsrat Max Rembang menuturkan, rapat pertama dijalani Prof. Jamaludin dengan para wakil rektor.

Selanjutnya rapat dengan seluruh pemimpin universitas.

Dari rilis yang diterima TribunManado, Rabu siang, disebutkan bahwa Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek), Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D., memberi Surat Perintah kepada Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc, sebagai PLT Rektor Unsrat, dengan beberapa tugas utama yang harus menjadi perhatian dan tanggung jawab kita bersama.

Tugas tersebut, yakni memastikan bahwa layanan akademik berjalan dengan baik dan lancar, pelaksanaan tridarma perguruan tinggi tetap terlaksana secara optimal, serta seluruh aktivitas kampus berlangsung secara normal, tertib, aman, dan kondusif.

Plt Rektor Unsrat Prof Jamaluddin Jompa pimpin rapat dengan para wakil rektor
REKTORAT UNSRAT - Plt Rektor Unsrat Manado Prof. Jamaluddin Jompa langsung bekerja di hari pertamanya memimpin, Rabu (5/8/2026). Ia menggelar rapat dengan para wakil rektor. Prof. Jamaluddin Jompa mendapatkan tujuh tugas dari Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi setelah resmi emban jabatan Plt Unsrat Manado.

Baca juga: Penjelasan Rektorat Unsrat terkait Penunjukan Plt. Rektor Baru dan Pemberhentian Prof. Berty Sompie

Pertama, memastikan layanan akademik berjalan lancar.

Seluruh fakultas, program pascasarjana, program studi, biro, dan unit pelayanan akademik harus menjamin bahwa setiap mahasiswa memperoleh layanan akademik secara cepat, tepat, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Proses perkuliahan, registrasi dan pengisian rencana studi, pembimbingan akademik, pelaksanaan ujian, seminar, penelitian mahasiswa, penyelesaian tugas akhir, yudisium, serta proses kelulusan harus berjalan sesuai kalender akademik.

Kedua, memastikan seluruh aktivitas kampus berjalan normal. 

Seluruh kegiatan administrasi, keuangan, kepegawaian, kemahasiswaan, kerja sama.

Ketiga, memperkuat koordinasi dan komunikasi antarpimpinan.

Dalam masa pelaksanaan tugas ini, koordinasi menjadi sangat penting.

"Sebagai Plt., saya meminta agar tidak ada unit kerja yang berjalan sendiri-sendiri. Setiap persoalan yang bersifat lintas unit harus diselesaikan melalui komunikasi dan koordinasi yang cepat," ucap Prof Jamaluddin.

Keempat, para wakil rektor, dekan, direktur, ketua lembaga, dan kepala biro agar menyampaikan laporan secara berkala mengenai perkembangan pelaksanaan program, kendala yang dihadapi, serta langkah penyelesaian yang telah dilakukan.

Masalah yang dapat diselesaikan pada tingkat fakultas atau unit kerja agar segera diselesaikan tanpa harus menunggu arahan dari tingkat universitas.

Namun, persoalan strategis yang berdampak luas harus segera dilaporkan agar dapat ditangani secara bersama-sama.

Kelima, menjaga tata kelola, integritas, dan kepatuhan terhadap peraturan.

Seluruh keputusan dan tindakan administratif harus berpedoman pada peraturan perundang-undangan serta ketentuan internal universitas.

Keenam, menjaga suasana kampus yang aman, damai, dan kondusif.

Universitas Sam Ratulangi adalah rumah bersama bagi seluruh sivitas akademika.

"Oleh karena itu, kita semua bertanggung jawab menjaga suasana akademik yang sehat, saling menghormati, dan bebas dari intimidasi maupun konflik yang tidak produktif," kata Prof. Jamaluddin mengarahkan.

Setiap perbedaan pendapat hendaknya diselesaikan melalui dialog, musyawarah, dan mekanisme kelembagaan yang tersedia. 

"Jangan membiarkan perbedaan berkembang menjadi persoalan yang mengganggu pelayanan akademik dan aktivitas kampus. Seluruh pimpinan diharapkan mampu memberikan rasa tenang kepada dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, orang tua mahasiswa, serta para mitra Universitas Sam Ratulangi," tambahnya.

Ketujuh, menjaga keberlanjutan program strategis universitas.

Program-program yang telah direncanakan dan sedang berjalan harus tetap dilaksanakan sepanjang sesuai dengan ketentuan dan memberikan manfaat bagi kemajuan universitas.

"Saya mengajak seluruh pimpinan untuk bekerja dengan semangat kebersamaan. Tanggung jawab menjaga keberlangsungan Universitas Sam Ratulangi bukan hanya berada pada Plt. Rektor, tetapi merupakan tanggung jawab kolektif seluruh unsur pimpinan universitas," ucap Prof. Jamaludin.

Dalam menjalankan tugas, mari kita mengutamakan kepentingan institusi, kepentingan mahasiswa, dan kepentingan masyarakat.

"Kita harus memastikan bahwa setiap keputusan yang kita ambil memberikan kepastian, menjaga stabilitas, dan meningkatkan kualitas pelayanan. Saya mengharapkan dukungan, kerja sama, loyalitas terhadap institusi, serta komitmen yang kuat dari seluruh pimpinan," pintanya.

"Mari kita bekerja secara profesional, cepat, tepat, dan tetap berhati-hati dengan berpedoman pada ketentuan yang berlaku. Kita harus membuktikan bahwa Universitas Sam Ratulangi adalah institusi yang kuat, dewasa, dan mampu menjalankan seluruh fungsi akademik dan administrasinya dalam berbagai situasi," tutup Prof. Jamaludin. (art)

Unsrat Manado Sulut.
Unsrat Manado Sulut. (Tribun Manado/Petrick Sasauw)

Baca juga: Profil Profesor Berty Sompie, Rektor Unsrat Manado Masa Jabatan 2022-2026 yang Kini Diberhentikan

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.