Informasi Awal
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Hari Keantariksaan Nasional diperingati setiap tanggal 6 Agustus oleh masyarakat di Indonesia.
Peringatan Hari Keantariksaan menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya ilmu pengetahuan, teknologi, dan pemanfaatan antariksa bagi pembangunan nasional.
Hari Keantariksaan Nasional juga menjadi pengingat bahwa Indonesia memiliki komitmen dalam mengembangkan riset dan teknologi antariksa untuk mendukung berbagai sektor, mulai dari komunikasi, mitigasi bencana, pengamatan bumi, hingga pengembangan sumber daya manusia di bidang sains dan teknologi.
Sejarah
Hari Keantariksaan Nasional diperingati pada tanggal 6 Agustus tiap tahunnya.
Hari Keantariksaan Nasional diperingati setiap 6 Agustus.
Tanggal ini sesuai dengan ketetapan pada Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2013 tentang Keantariksaan.
Regulasi tersebut menjadi landasan hukum penyelenggaraan kegiatan keantariksaan di Indonesia.
Undang-undang tersebut mengatur berbagai aspek keantariksaan, mulai dari penelitian dan pengembangan teknologi antariksa, peluncuran wahana antariksa, pemanfaatan satelit, hingga kerja sama internasional di bidang antariksa.
Peringatan ini juga menjadi bentuk apresiasi terhadap perjalanan panjang Indonesia dalam mengembangkan teknologi antariksa.
Sebelum hadirnya UU Keantariksaan, Indonesia telah memiliki sejarah panjang melalui lembaga penelitian antariksa yang kini menjadi bagian dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Dengan adanya Hari Keantariksaan Nasional, pemerintah berharap masyarakat semakin mengenal pentingnya eksplorasi dan pemanfaatan ruang angkasa secara damai demi kesejahteraan bangsa.
Tujuan
Berikut tujuan perayaan Hari Keantariksaan Nasional.
1. Meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya ilmu pengetahuan dan teknologi antariksa.
2. Mendorong kemajuan riset, inovasi, dan pengembangan teknologi nasional.
Mengoptimalkan pemanfaatan satelit untuk komunikasi, navigasi, cuaca, dan mitigasi bencana.
3. Menginspirasi generasi muda agar tertarik mempelajari bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM).
4. Memperkuat kerja sama Indonesia dalam pengembangan teknologi antariksa di tingkat internasional.
(tribunnewswiki.com)