TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Suasana hening terjadi di area Taman Makam Pahlawan, Batu 5, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Rabu (5/8/2026).
Situasi tak biasa itu terjadi setelah penemuan mayat seorang pria berinisial Ar (48) di sana.
Di sekeliling area tidak banyak pepohonan, sehingga membuat Taman Makam Pahlawan itu terasa panas.
Tak jauh dari deretan nisan pahlawan, ada bekas pijakan sepatu di atas rumput.
Berdasarkan pantauan TribunBatam.id, tidak terlihat bekas darah di sekitar permukaan tanah tempat Ar ditemukan.
Satu-satunya benda yang tampak menyertai di dekat lokasi penemuan hanyalah selembar daun pisang yang warnanya mulai terlihat layu akibat panas matahari.
Di luar gerbang utama kawasan pemakaman, terparkir sepeda motor Honda Beat berwarna biru BP 3657 WO. Kendaraan tersebut diduga milik korban.
Warga dan petugas keamanan yang tiba di lokasi masih bertanya-tanya, apakah motor itu milik korban atau bukan.
Polisi yang telah melakukan pemeriksaan di tempat penemuan jasad, sementara ini belum menemukan tanda-tanda kekerasan fisik.
Seorang warga setempat, Muslim mengaku kaget dengan kejadian tersebut.
"Ya kita terkejut juga, pasalnya jarang ada yang meninggal di pemakaman," katanya.
Menurutnya, di lokasi tersebut sebelumnya aman-aman saja dan tidak ada hal mencolok yang terjadi di Taman Makam Pahlawan itu.
Tidak ada perkelahian apapun yang terjadi di wilayah ini.
Penjaga makam, yang juga saksi mata, Buston adalah orang pertama yang menemukan korban.
Ia menyampaikan, sebelum ditemukan meninggal dunia, korban sempat keluar masuk ke dalam makam, Rabu (5/8/2026) menjelang siang.
"Saya sempat melihat korban keluar masuk, sepertinya ambil sesuatu di luar untuk dibawa ke dalam. Saya lihat korban sedang perbaiki papan nisan," kata Buston.
Ia mengaku sempat mendengar suara pukulan martil dari dalam area Taman Makam Pahlawan itu.
Suara tersebut diduga berasal dari aktivitas korban yang sedang memperbaiki papan nisan.
Rasa penasaran Buston semakin tinggi, setelah beberapa menit tidak terdengar bunyi martil lagi.
Ia lalu mencoba mengecek ke lokasi pekerjaan itu.
"Saat mendekati korban, saya sempat kaget karena korban sudah dalam posisi telentang di tengah teriknya matahari," katanya.
Saat ditemukan, korban menggunakan celana pendek dan baju kaus pendek warna abu-abu.
"Saya sempat panggil beberapa kali namun tidak mendapatkan sahutan dari korban," lanjutnya.
"Tadi sejumlah warga ramai datang ke sini. Mereka ingin melihat proses evakuasi yang dilakukan polisi," katanya.
Buston menemukan pria 48 tahun itu sudah dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu (5/7/2026) sekira pukul 12.10 WIB.
Jenazah Ar telah dievakuasi ke RSUD Raja Ahmad Tabib untuk pemeriksaan lebih lanjut guna mengetahui penyebab pasti kematiannya. (TRIBUNBATAM.id/ Ronnye Lodo Laleng)