Piala Presiden 2026 Hidupkan Lagi Mimpi Sobat Disabilitas Lewat UMKM, Eza Bisa Menabung Beli Sepeda
Dyan Rekohadi August 05, 2026 09:06 PM

 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Bagi Eza Dharmawan Putra, disabilitas yang pernah mengalami keterbatasan mental, Piala Presiden 2026 jadi bukti nyata hadirnya pemerintah bagi masyarakat minoritas sepertinya untuk mendapat harapan hidup baru.

Eza Dharmawan menjadi bagian UMKM yang berjualan di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya selama Piala Presiden 2026.

Ia terdaftar lewat Paguyuban UMKM Disabilitas Mandiri Surabaya.

Es teh, kentang goreng, dan sosis adalah produk yang dijual Eza Dharmawan.

Baca juga: Final Piala Presiden 2026, Tavares Akui Persib Kuat tapi Yakin Persebaya Bisa Menang

 

Hasil Usaha Ditabung untuk Beli Sepeda

Eza Dharmawan bisa produksi makanan jualannya setelah melalui proses pelatihan di Kedaibilitas binaan Andi Fuad Rachmadi.

Eza bergabung dalam komunitas pelatihan itu sejak 2022 lalu.

"Ini pertama kali jualan di stadion, biasanya di mall. Alhamdulillah jualan sangat laris, meskipun capek sangat puas," kata Eza Dharmawan pada surya.co.id

"Hari pertama saja, kedaibilitas yang saya jaga dapet 4.5 juta," tambah pria berusia 24 tahun itu.

Nominal sebesar itu tidak pernah Eza Dharmawan dapatkan ketika berjualan setiap hari di rumah, juga saat berkeliling.

"Jadi lebih semangat. Uangnya saya tabung untuk beli sepeda," pungkasnya.

 

Korban Bullying yang Dapat Semangat Baru 

Pembina Kedaibilitas, Andi Fuad Rachmadi mengaku senang melihat anak binaannya mendapat semangat baru. 

Ia menyebut di ajang Piala Presiden 2026, terdapat tiga anak binaanya ikut terlibat.

Ia bercerita, Eza Dharmawan, menjadi salah satu korban bullying sejak SMP hingga SMK yang akhirnya putus.

"Dulu dia tidak berani keluar selama 4 tahun, di rumah saja. Kemudian sama keluarga dibawa ke saya dan kami terapi. Sekarang dia sudah bagus," kata Andi Fuad.

Merasa memberi manfaat besar untuk anak binaannya, ia berharap kuota UMKM untuk disabilitas di Piala Presiden selanjutnya ditambah.

"Agar bisa lebih banyak menerima manfaat," pungkasnya.

Baca juga: Alasan Presiden Persebaya Dukung Semifinal dan Final Piala Presiden Digelar di Bali

 

Keterlibatan Disabilitas adalah Value lain Piala Presiden 

Tsamara Amany, Ketua Organizing Committee (OC) atau Ketua Panitia Pelaksana Piala Presiden 2026 menyebut bahwa keterlibatan disabilitas adalah value lain yang akan terus didorong.

"Memang kami libatkan disabilitas karena asalnya inklusivitas. Piala presiden ini asalnya itu hiburan untuk rakyat memberi dampak ekonomi. Tentu kami ingin kasih masyarakat yang inklusif, bukan hanya masyarakat tertentu," kata Tsamara.

Apalagi ia menilai masyarakat disabilitas masa kini semakin luar biasa. Bidang olahraga juga tidak jarang atlet-atlet disabilitas memberikan kontribusi luar biasa untuk Indonesia.

"UMKM walaupun itu disabilitas, itu bukan berarti mereka orang yang tidak sempurna, mereka bisa berjualan. Ketum PSSI ke GBT, dan nyobain, makanannya enak. Kemarin saya juga nyobain, jualan sosis, kentang, enak semua," ucapnya.

"Ini yang sebenarnya kami hidupkan di Piala Presiden kali ini. Bagaimana bukan hanya UMKM, tapi keluarga, perempuan, disabilitas, dimana inklusivitas seperti itulah sebagai value Piala Presiden yang kami dorong," pungkasnya 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.