Pilu Pasutri Korban KMP Mutiara Sentosa 2 Terombang-ambing 1 Jam di Laut, Luka di Telapak Tangan
Talitha Daren August 05, 2026 09:07 PM

TRIBUNTRENDS.COM - Pasangan suami istri asal Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, membagikan pengalaman dramatis saat berhasil selamat dari kebakaran KMP Mutiara Sentosa II di perairan utara Sumenep, Madura.

Arif Hidayat dan Denik Rohana menjadi dua dari sekian banyak penumpang yang harus berjuang menyelamatkan diri ketika kobaran api melahap kapal.

Demi menghindari bahaya, keduanya nekat melompat ke laut setelah kondisi di atas kapal semakin tidak memungkinkan untuk bertahan.

Mereka kemudian terombang-ambing di tengah laut selama hampir satu jam sebelum akhirnya berhasil dievakuasi oleh kapal penolong.

Denik mengungkapkan, kepanikan bermula ketika dirinya terbangun dan melihat asap tebal mengepul dari dek kendaraan di bagian bawah kapal.

Saat sang suami memeriksa kondisi tersebut, api disebut sudah membakar sejumlah kendaraan sehingga asap semakin pekat dan menyelimuti kapal.

Situasi pun berubah mencekam karena suhu dek kapal terus meningkat akibat kobaran api yang semakin membesar.

Para penumpang kemudian mengenakan pelampung dan diarahkan awak kapal menuju bagian haluan sebagai upaya penyelamatan.

Namun, karena panas yang semakin menyengat, Arif dan Denik memutuskan melompat ke laut untuk menyelamatkan nyawa mereka.

Kisah perjuangan pasangan tersebut menjadi salah satu cerita yang menggambarkan detik-detik mencekam saat kebakaran KMP Mutiara Sentosa II terjadi.

Baca juga: 7 Ekor Kuda Milik Penumpang KMP Mutiara Sentosa Mati Hangus, Mobil Ikut Terbakar & Rugi 300 Juta

Terombang-ambing Satu Jam

Melihat situasi kapal yang kian tak terkendali serta dek kapal yang mulai memanas, para penumpang bergegas mengenakan pelampung dan diarahkan oleh anak buah kapal (ABK) menuju area haluan depan kapal.

Karena kondisi suhu yang terus meningkat dan kobaran api membesar, Arif dan Denik terpaksa mengambil keputusan nekat untuk melompat ke tengah laut demi menyelamatkan diri.

"Suhu dek sudah sangat panas dan memerah. Saya bilang ke istri harus melompat berdua. Di laut kami bertahan dan terombang-ambing sekitar satu jam," ujar Arif.

Akibat insiden tersebut, Denik mengalami luka lecet pada telapak tangannya akibat gesekan tali keselamatan saat proses evakuasi.

Selain itu, pasutri yang berprofesi sebagai pedagang ini harus kehilangan kuda dagangan beserta kendaraan pikap pengangkut yang sedianya akan dikirim ke Makassar, Sulawesi Selatan.

Baca juga: Detik-detik Mencekam KMP Mutiara Sentosa 2 Terbakar, Penumpang Lompat ke Laut, Udara Makin Panas

KMP MUTIARA TERBAKAR - Kapal KMP Mutiara Sentosa 2 yang terbakar di Perairan Utara Sumenep, Madura, Minggu (2/8/2026) pagi. Penumpang melompat ke laut. (Tribunnews.com/HO/ Kantor SAR Surabaya)

Penanganan Korban dan Tindakan Berwenang

Menanggapi insiden tersebut, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menjenguk langsung para korban selamat di Posko Terpadu Pelabuhan Tanjung Perak.

Khofifah menyampaikan duka cita mendalam serta memastikan Pemerintah Provinsi Jawa Timur memberikan penanganan medis, perawatan, hingga bantuan santunan bagi para korban.

Sementara itu, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto menegaskan bahwa prioritas utama tim gabungan saat ini adalah fokus pada pertolongan dan evakuasi korban.

Baca juga: Kronologi KMP Mutiara Sentosa 2 Terbakar, Penumpang Melompat ke Laut, 227 Korban Selamat, 5 Tewas

"Fokus utama kita dari awal adalah pertolongan korban. Tim gabungan dari Basarnas, TNI AL, Polri, dan instansi terkait terus berkoordinasi baik untuk evakuasi korban selamat maupun penanganan DVI bagi korban meninggal dunia," jelas Nanang.

Hingga saat ini, proses pencarian dan investigasi terkait penyebab pasti kebakaran KMP Mutiara Sentosa II masih terus dilakukan oleh pihak berwenang.

(TribunTrends.com/Surya.co.id)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.