BGN Prioritaskan Aktivasi Dapur MBG di Wilayah Tinggi Stunting
GH News August 05, 2026 10:10 PM
Jakarta -

Badan Gizi Nasional (BGN) menggunakan data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terkait stunting dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Data di Kementerian Kesehatan ini top luar biasa. Jadi CKG, kemudian pelibatan data mendata di mana stunting itu ada semua," kata Kepala BGN Sudaryono di Kantor Kemenkes, Jakarta Selatan, Rabu (5/8/2026).

"Termasuk anak sekolah itu, misalnya dia bagian yang di data stunting atau tidak, kemudian dapat MBG atau tidak, ada datanya," sambungnya.

Nantinya, data dari Kemenkes ini akan menjadi acuan untuk BGN terkait distribusi MBG atau bahkan dapur baru di wilayah dengan angka stunting tinggi dan tinggi sekali.

"Kami overlay dengan data kami (BGN), apakah di situ ada dapur? Kalau sudah ada maka kami segera aktivasi," kata Sudaryono.

"Dalam waktu-waktu minggu ini, hari dan minggu ke depan, kami fokus bagaimana mengaktivasi dapur yang berada di wilayah yang kondisi stuntingnya tinggi dan tinggi sekali," sambungnya.

Jika wilayah dengan stunting tinggi atau tinggi sekali tersebut belum ada dapur MBG, Sudaryono menegaskan akan segera membangunnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.