WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – PT Sharp Electronics Indonesia (SEID) merilis Sharp AIREST, yakni pendingin ruangan (air conditioner/AC) premium yang menggabungkan fungsi AC dan air purifier dalam satu perangkat.
Peluncuran Sharp AIREST ini didasari fakta bahwa masyarakat kini menghabiskan sekitar 90 persen waktunya di dalam ruangan.
Di sisi lain, kualitas udara di dalam rumah tidak selalu lebih baik dibandingkan udara luar karena masih dipengaruhi debu halus, alergen, bakteri, virus, bulu hewan peliharaan, hingga polutan yang masuk dari luar.
Kondisi tersebut juga menjadi perhatian Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang mendorong peningkatan pengelolaan kualitas udara dalam ruangan.
National Sales Senior General Manager PT Sharp Electronics Indonesia, Andry Adi Utomo mengatakan, kebutuhan konsumen terhadap AC telah berubah.
Kini masyarakat tidak lagi hanya mencari perangkat yang mampu mendinginkan ruangan, tetapi juga mendukung kesehatan, efisiensi energi, dan estetika hunian.
"Hari ini masyarakat tidak lagi membeli AC hanya untuk membuat ruangan menjadi dingin. Mereka menginginkan rumah yang nyaman, sehat, hemat energi, dan tetap indah dipandang," ungkap Andry saat peluncuran Sharp AIREST di Hutan Kota by Plataran, Senayan, Jakarta, Rabu (5/8/2026).
Ia menambahkan, inovasi tersebut sejalan dengan filosofi perusahaan 'ln Step With Your Future', di mana teknologi dikembangkan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia.
"Sharp menghadirkan AIREST sebagai solusi yang menggabungkan pendinginan dan pemurnian udara dalam satu produk. Inilah bentuk komitmen kami untuk terus menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi kehidupan sehari-hari," ujar Andri
Berbeda dengan AC konvensional, SHARP AIREST merupakan AC split pertama di dunia yang dilengkapi Built-in MERV 14 Certified Filter, standar filtrasi yang lazim digunakan pada bangunan dengan kebutuhan kualitas udara tinggi.
AC & Purifier Product Strategy Manager PT Sharp Electronics Indonesia, Yudha Eka Putra, menjelaskan bahwa sejak awal AIREST dirancang bukan sekadar AC yang diberi tambahan filter, melainkan sebuah sistem yang mengintegrasikan fungsi pendinginan dan pemurnian udara dalam satu kesatuan.
"Berbeda dengan AC konvensional yang hanya menggunakan filter tipis untuk menyaring debu, AIREST dirancang sejak awal sebagai satu kesatuan sistem pendingin sekaligus pemurni udara," kata Yudha.
Ia menjelaskan, pada bagian atas unit AC tertanam Filter MERV 14 yang berfungsi memisahkan debu dari udara bersih sebelum udara didinginkan dan dialirkan kembali ke dalam ruangan. Dengan rancangan tersebut, udara yang dihasilkan tidak hanya dingin, tetapi juga lebih bersih.
Yudha menyebut inovasi tersebut sebagai lompatan teknologi Sharp dalam kategori pendingin udara.
Sharp juga tengah mengajukan sertifikasi AHAM (Association of Home Appliance Manufacturers) Global di Amerika Serikat untuk memvalidasi performa sistem filtrasi tersebut.
"AIREST pertama kali diluncurkan di Jepang dan Indonesia menjadi salah satu negara pertama yang memperkenalkan teknologi ini kepada konsumen," ujar Yudha.
Dalam demonstrasi yang dilakukan Sharp, AIREST mampu menghilangkan asap lebih cepat dibandingkan AC konvensional.
Perangkat ini juga dilengkapi Smart Air Quality Indicator atau LED Smart Indicator yang menampilkan kondisi kualitas udara secara real-time melalui indikator warna.
Sistem akan memberikan notifikasi saat kualitas udara menurun maupun ketika filter perlu dibersihkan atau diganti.
Dari sisi konstruksi, Sharp juga mendesain ulang posisi evaporator. Pada AC konvensional, evaporator yang berada di bagian dalam cenderung lembap setelah perangkat dimatikan sehingga berpotensi menjadi tempat tumbuhnya jamur.
Pada AIREST, desain evaporator dibuat agar bagian dalam unit tetap lebih kering sehingga risiko pertumbuhan jamur dapat diminimalkan.
Selain itu, sistem sirkulasi udara menggunakan empat centrifugal fan yang memungkinkan udara melewati sistem filtrasi secara optimal tanpa mengurangi performa pendinginan.
Teknologi Dual Long Panel Airflow juga memungkinkan hembusan udara menjangkau hingga 15 meter, sehingga distribusi udara dingin lebih merata, termasuk pada ruangan berukuran besar.
Untuk meningkatkan kenyamanan pengguna, Sharp turut menyematkan efek Coanda, yaitu aliran udara diarahkan terlebih dahulu ke bagian atas ruangan sebelum turun secara alami sehingga ruangan terasa sejuk tanpa hembusan dingin yang langsung mengenai tubuh.
"Apabila pengguna menginginkan aliran udara langsung, tersedia fitur Spot Mode yang dapat diatur melalui remote maupun aplikasi," ungkap Yudha.
Teknologi Plasmacluster Ion
Selain penyaringan udara melalui filter, AIREST juga mengandalkan teknologi Plasmacluster Ion yang telah dikembangkan Sharp selama lebih dari dua dekade. Teknologi ini menghasilkan ion positif dan negatif yang membantu menonaktifkan virus, bakteri, jamur, serta mengurangi bau di udara. Sharp menyebut teknologi tersebut telah diteliti oleh lebih dari 42 institusi riset di 12 negara.
Hemat penggunaan listrik hingga 50 persen
Di sektor efisiensi energi, AIREST mengusung teknologi inverter yang dipadukan dengan modul ECO.
Menurut Yudha, pada kondisi tertentu konsumsi daya dapat ditekan hingga sekitar 200 watt dan mampu menghemat penggunaan listrik lebih dari 50 persen dibandingkan pengoperasian normal.
Produk ini juga telah memperoleh label efisiensi energi bintang lima dengan konsumsi daya rata-rata sekitar 990 watt.
AIREST juga dibekali teknologi Artificial Intelligence of Things (AIoT) yang memungkinkan pengguna mengontrol AC melalui smartphone.
Melalui aplikasi, pengguna dapat memantau suhu dan kelembapan ruangan, kualitas udara, konsumsi listrik harian hingga tahunan, sekaligus menerima pengingat jadwal perawatan.
Salah satu fitur unggulannya adalah Location-Based Operation, yang memungkinkan AC menyala otomatis ketika pengguna mendekati rumah berdasarkan lokasi smartphone sehingga ruangan telah terasa sejuk saat penghuni tiba.
Sebaliknya, sistem juga dapat mematikan AC secara otomatis ketika pengguna meninggalkan rumah untuk membantu menghemat konsumsi listrik.
Sharp juga menghadirkan fitur Internal Clean yang akan mengeringkan bagian dalam unit setelah AC dimatikan.
Selama proses tersebut, teknologi Plasmacluster tetap bekerja untuk mengurangi kelembapan sehingga pertumbuhan jamur dapat dicegah.
Untuk perawatan rutin, Sharp hanya merekomendasikan pembersihan filter setiap enam bulan sekali, sementara filter memiliki usia pakai hingga dua tahun sebelum perlu diganti.
Sharp menargetkan penjualan sekitar 200 unit hingga akhir 2026 dengan fokus pemasaran di Jakarta, Surabaya, Bandung, Medan, Semarang, Makassar, dan Bali.
Produk ini dipasarkan melalui jaringan Sharp Authorized Dealer, toko elektronik modern, dealer tradisional, kanal proyek (B2B), serta SHARP Official Store di berbagai platform e-commerce dengan harga Rp13 juta.
Sebagai bagian dari peluncuran, Sharp bekerja sama dengan Blibli menghadirkan Exclusive Launch Promo selama 5–17 Agustus 2026.
Konsumen yang membeli SHARP AIREST melalui Blibli akan memperoleh gratis biaya pemasangan, pipa instalasi sepanjang lima meter, serta cashback sebesar Rp1 juta.