Jadwal Derby DIY PSIM Yogyakarta vs PSS Sleman: Polda DIY Buka Peluang Bisa Digelar dengan Penonton
Muhammad Fatoni August 05, 2026 10:14 PM

 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kompetisi Super League 2026/2027 dipastikan bakal mempertemukan dua tim asal DIY, PSIM Yogyakarta vs PSS Sleman.

Laga Derby DIY pun dipastikan bakal tersaji pada kompetisi kasta tertinggi musim ini.

Berdasarkan draft jadwal yang diterima manajemen PSIM Yogyakarta, laga derby DIY pada putaran pertama akan digelar 10 Desember 2026 mendatang.

PSIM Yogyakarta akan terlebih dahulu bertindak selaku tuan rumah di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul.

Sementara pertemuan kedua akan berlangsung di Stadion Maguwoharjo pada 20 Februari 2027 dengan PSS Sleman gantian menjadi tuan rumah.

Manajer PSIM Yogyakarta, Iksan Mahar, mengatakan pihaknya menyambut positif draft jadwal yang telah diumumkan operator liga. 

Menurutnya, tidak ada catatan khusus dari manajemen karena pembagian pertandingan sudah diketahui sejak proses penyusunan jadwal.

“Kami dari awal sifatnya menerima draft ini. Tidak ada hal yang urgent atau yang perlu kami garis bawahi. Jadwal yang diumumkan lebih kepada memastikan lawan-lawan yang akan kami hadapi,” ujar Iksan pada Tribun Jogja, Rabu (4/8/2026).

Peluang Digelar dengan Penonton

Polda DIY pun membuka kemungkinan laga sarat gengsi Derby DIY antara PSIM Yogyakarta dan PSS Sleman pada ajang BRI Super League 2026/2027 dapat digelar di wilayah DIY dengan dihadiri penonton.

Kepastian mengenai pengamanan laga dan izin kehadiran suporter tersebut akan diputuskan melalui rapat koordinasi antara kepolisian, pemerintah daerah, pemilik klub, dan perwakilan suporter yang dijadwalkan berlangsung pekan depan.

Kapolda DIY, Irjen Pol Anggoro Sukartono, menegaskan bahwa pada prinsipnya segala hal terkait penyelenggaraan pertandingan di Yogyakarta sangat memungkinkan untuk dilakukan.

Namun, hal tersebut membutuhkan kajian mendalam dari berbagai pihak terkait untuk memastikan keamanan wilayah.

"Semua bisa dilakukan di Jogja. Tapi nanti ada prediksi-prediksi, ada diskusi, ada pertemuan dengan para pemilik klub dan para presiden suporter. Nanti akan dilaksanakan minggu depan kalau tidak salah, akan mempertemukan PSIM, PSS Sleman, para manajer, pemilik, dan Pemda setempat, Jogja dan Sleman," ujar Anggoro ditemui di Kompleks Kepatihan, Rabu (5/8/2026).

Mengenai potensi pertandingan digelar dengan atau tanpa kehadiran penonton di stadion, Anggoro menyatakan bahwa keputusan akhir akan bergantung pada dinamika situasi terkini dan hasil musyawarah para pemangku kepentingan.

"Nanti kita lihat putusannya bagaimana. Kalau melihat situasi tidak memungkinkan pasti kita amankan demi Jogja. Jogja aman, harus. Segala sesuatu bisa, mungkin terjadi," tambah Anggoro menegaskan komitmen pengamanan dari pihak kepolisian.

Baca juga: Dirut PSIM Yogyakarta: Jean-Paul van Gastel dan Kami Punya Visi yang Sama untuk Klub

Manajemen Tim Sambut Positif 

Manajer PSIM Yogyakarta, Iksan Mahar, menyatakan bahwa pihaknya menyambut positif draf jadwal dari operator liga tanpa memberikan catatan khusus, karena pembagian jadwal telah dipahami sejak awal proses penyusunan.

“Kami dari awal sifatnya menerima draf ini. Tidak ada hal yang urgen atau yang perlu kami garis bawahi. Jadwal yang diumumkan lebih kepada memastikan lawan-lawan yang akan kami hadapi,” kata Iksan, Rabu (4/8/2026).

Iksan juga mengonfirmasi bahwa manajemen sejak awal memang secara khusus mengajukan permohonan agar PSIM Ygyakarta dapat melakoni laga kandang pada pekan pembuka.

“Kami memang meminta bermain di kandang pada tanggal 5 September agar launching tim, pertandingan perdana, dan perayaan HUT ke-97 PSIM bisa menjadi satu rangkaian kegiatan,” ungkapnya.

Setelah menjamu Persita, PSIM Yogyakarta dijadwalkan melakoni dua laga tandang beruntun melawan tim dari Jawa Timur, yakni Persebaya Surabaya dan Madura United.

Jadwal ini dinilai strategis dan menguntungkan dari sisi efisiensi manajemen tim.

“Ini cukup memudahkan dari sisi perjalanan karena masih dalam satu wilayah. Nanti akan menjadi bahan diskusi tim dalam menyusun program latihan dan perjalanan selama kompetisi,” tuturnya.

Sepanjang musim 2026/2027, PSIM Yogyakarta akan menjalani total 34 pertandingan, yang terbagi atas 17 laga kandang dan 17 laga tandang.

Selain melakoni Derby DIY, PSIM juga akan menghadapi sejumlah klub papan atas seperti Persija Jakarta, PSM Makassar, Persib Bandung, Bali United, dan Arema FC. 

Keterangan: Pemain PSIM Yogyakarta saat menjalani latihan perdana di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Senin (20/7/2026).
LATIHAN : Pemain PSIM Yogyakarta saat menjalani latihan perdana di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Senin (20/7/2026). (Tribun Jogja/Almurfi Syofyan)

Draft Jadwal PSIM Yogyakarta di Super League 2026/2027

Laga Kandang

  • 5 September – Persita
  • 10 Oktober – Persija Jakarta
  • 16 Oktober – PSM Makassar
  • 1 November – Borneo FC Samarinda
  • 6 November – Dewa United
  • 28 November – Persijap Jepara
  • 10 Desember – PSS Sleman
  • 14 Desember – Arema FC
  • 22 Desember – Garudayaksa FC
  • 16 Februari – Persebaya Surabaya
  • 25 Februari – Madura United
  • 19 Maret – Bhayangkara Presisi Lampung FC
  • 3 April – Persib Bandung
  • 25 April – Bali United
  • 3 Mei – Persik Kediri
  • 23 Mei – Isenmulang Kalteng FC
  • 29 Mei – Java United

Laga Tandang

  • 13 September – Persebaya Surabaya
  • 18 September – Madura United
  • 20 Oktober – Bhayangkara Presisi Lampung FC
  • 24 Oktober – Isenmulang Kalteng FC
  • 21 November – Persik Kediri
  • 5 Desember – Java United
  • 18 Desember – Bali United
  • 27 Desember – Persib Bandung
  • 8 Februari – Persija Jakarta
  • 20 Februari – PSS Sleman
  • 3 Maret – PSM Makassar
  • 9 April – Persijap Jepara
  • 16 April – Dewa United
  • 29 April – Persita
  • 10 Mei – Borneo FC Samarinda
  • 14 Mei – Arema FC

BRI Super League 2026/2027 dijadwalkan berlangsung mulai 4 September 2026 hingga 5 Juni 2027. 

Meski demikian, operator liga menyebut jadwal masih dapat berubah mengikuti agenda kompetisi AFC maupun AFF.

(*/mur/han)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.