Sosok Tesalonika Via Bilalang, Cewek Manado yang Ingin Jadi Dokter Psikiater, Ternyata Ini Alasannya
Gryfid Talumedun August 07, 2026 12:47 AM

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Di balik senyumnya yang ramah dan semangatnya yang tinggi dalam menempuh pendidikan, Tesalonika Via Bilalang memiliki sebuah cita-cita yang tidak biasa. 

Perempuan muda asal Manado itu bercita-cita menjadi seorang dokter spesialis psikiatri atau dokter psikiater, profesi yang menurutnya memiliki peran besar dalam membantu masyarakat menghadapi persoalan kesehatan mental.

Cewek kelahiran 6 Maret 2010 berkata menjadi dokter bukan sekadar meraih profesi bergengsi.

Ia ingin hadir sebagai sosok yang mampu mendengarkan, memahami, sekaligus memberikan harapan bagi orang-orang yang sedang berjuang menghadapi tekanan hidup, kecemasan, depresi, maupun berbagai gangguan kesehatan jiwa lainnya.

Baca juga: Baystreet Bahu Favorit Turis Korea, Spot Terbaik Menikmati Sunset di Teluk Manado

Menurutnya, kesehatan mental merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari kesehatan secara menyeluruh.

Sayangnya, masih banyak orang yang merasa takut atau malu untuk berkonsultasi dengan tenaga profesional karena khawatir mendapat penilaian negatif dari lingkungan sekitar.

“Saya ingin menjadi dokter psikiater karena saya percaya setiap orang berhak mendapatkan pertolongan tanpa dihakimi. Kadang seseorang hanya membutuhkan tempat yang aman untuk bercerita dan mendapatkan penanganan yang tepat,” ujarnya, saat dihubungi Tribun Manado,Com, Kamis (6/8/2026).

Pemilik gelar miss teenager tourism Sulut ini berkata keinginan tersebut tumbuh sejak ia mulai memahami bahwa tekanan kehidupan modern dapat memengaruhi siapa saja, tanpa memandang usia maupun latar belakang. 

“Dari pelajar, mahasiswa, pekerja hingga orang tua, semua memiliki potensi mengalami masalah kesehatan mental yang membutuhkan perhatian serius,” tutur cewek akrab disapa Via ini.

Tesalonika menilai edukasi mengenai kesehatan mental masih perlu terus diperluas. Ia berharap masyarakat semakin memahami bahwa berkonsultasi dengan psikolog maupun psikiater bukanlah sesuatu yang memalukan, melainkan langkah berani untuk menjaga kualitas hidup.

“Sehingga tujuan saya juga ingin membantu masyarakat,” ujar cewek hobi menyanyi, membaca buku, dan melukis ini.

Baginya, seorang dokter psikiater tidak hanya dituntut memiliki ilmu kedokteran yang baik, tetapi juga kemampuan memahami kondisi emosional pasien dengan penuh rasa hormat.

Dia menyadari perjalanan menuju cita-cita tersebut tidak mudah. Untuk menjadi dokter psikiater diperlukan pendidikan kedokteran yang panjang, dilanjutkan dengan program spesialis kedokteran jiwa. 

Namun tantangan itu justru menjadi motivasi baginya untuk terus belajar dan mengembangkan diri.

Sehingga dirinya berencana ingin kuliah di luar negeri agar bisa mendapat pendidikan yang baik.

“Rencana untuk kuliah di kampus impian yaitu Monash university / Unhan,” jelas cewek bersekolah di SMAN 9 Manado ini.

-

WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.