Gagal Kawinkan Gelar! Persib Kalah Drama Adu Penalti dari Persebaya di Final Piala Presiden 2026
Dedy Herdiana August 07, 2026 01:35 AM

 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNPRIANGAN.COM, BANDUNG - Persib Bandung gagal menyandingkan trofi BRI Super League Indonesia 2025/2026 dengan gelar Piala Presiden 2026. Dalam partai final yang sengit dan melelahkan di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026) malam, Maung Bandung harus mengakui keunggulan Persebaya Surabaya lewat drama adu penalti.

Hasil ini memaksa skuad Pangeran Biru puas merengkuh posisi runner-up, sementara Bajul Ijo keluar sebagai kampiun turnamen pramusim paling bergengsi tersebut.

Baca juga: LINK LIVE STREAMING Persib Bandung vs Persebaya Final Piala Presiden 2026, Lengkap Line Up Pemain

Saling Balas Gol Cepat di Babak Pertama

Persib sejatinya langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit awal dibunyikan. Namun, keasyikan menyerang justru membuat lini pertahanan Maung Bandung lengah pada menit ke-19.

Berawal dari pergerakan tanpa bola Rachmat Irianto di sisi lapangan, ia melepaskan umpan silang akurat ke mulut gawang. Ramadhan Sananta yang berdiri bebas langsung menyambar bola untuk memperdaya Teja Paku Alam. Persebaya unggul 1-0.

Tak butuh waktu lama bagi Maung Bandung untuk merespons. Hanya berselang empat menit, tepatnya pada menit ke-23, Persib berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Berawal dari skema sepak pojok Luciano Guaycochea, bola liar disambut sundulan Uilliam Barros ke arah Patricio Matricardi. Dengan tenang, Matricardi mengontrol bola sebelum melepaskan sepakan keras yang menggetarkan jala gawang Ernando Ari. Skor imbang 1-1 bertahan hingga turun minum.

Kartu Merah Mariano Peralta dan Drama 120 Menit

Memasuki babak kedua, tempo permainan berjalan naik turun. Kedua pelatih tampak berhati-hati dan banyak melakukan rotasi pemain guna menyiasati stamina yang terkuras. Hingga 90 menit waktu normal usai, tak ada gol tambahan yang tercipta sehingga laga berlanjut ke babak tambahan waktu 2x15 menit.

Petaka menghampiri Persib di babak extra time. Pada menit ke-112, pemain pengganti Persib, Mariano Peralta, diganjar kartu merah langsung usai wasit mengecek Video Assistant Referee (VAR). Peralta dinilai melakukan pelanggaran keras terhadap gelandang Persebaya, Rivera.

Bermain dengan 10 pemain, Persib terus dikurung oleh Persebaya di sisa waktu. Menjelang babak tambahan usai, tim pelatih Persib memasukkan kiper muda Fitrah Maulana menggantikan Teja Paku Alam khusus untuk menghadapi sesi adu penalti. Kedudukan 1-1 tak berubah hingga babak tambahan berakhir.

Penalti Menegangkan: Persebaya Kunci Gelar Juara

Adu penalti berjalan penuh ketegangan. Eksekutor pertama Persib, Uilliam Barros, gagal menunaikan tugasnya setelah sepakannya ditepis kiper Persebaya, Reza.

Nafas Persib sempat berlanjut ketika kiper muda Fitrah Maulana secara luar biasa menggagalkan sepakan eksekutor kelima Persebaya, Yuran Fernandes. Adu penalti pun berlanjut ke babak sudden death.

Sayang, eksekusi dari bek Persib, Al Hamra Hehanussa, berhasil dibaca oleh Reza. Sebaliknya, algojo Persebaya, Gladson, sukses menjalankan tugasnya dengan membobol gawang Fitrah.

Persebaya Surabaya akhirnya keluar sebagai juara Piala Presiden 2026, sementara para pemain Persib Bandung harus lapang dada menerima status sebagai runner-up. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.