Pencegahan Sejak Dini, Yonif TP 922 dan Puskesmas Kujau Sosialisas Bahaya Rokok dan Vape
Cornel Dimas Satrio August 05, 2026 10:14 PM

TRIBUNKALTARA.COM, TANA TIDUNG - Edukasi mengenai bahaya rokok dan vape mulai dikenalkan kepada anak-anak sejak usia sekolah dasar di Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara.

Kegiatan ini dilaksanakan Yonif TP 922/UT berkolaborasi dengan UPT Puskesmas Kujau di SDN 007 Tana Tidung, Desa Bebakung, Kecamatan Betayau, Rabu (5/8/2026).

Selain memberikan pemahaman tentang dampak rokok dan vape, tim medis juga melakukan pemeriksaan kesehatan dasar untuk mengetahui kondisi siswa sejak dini.

Pantauan di lapangan menunjukkan siswa kelas I hingga VI antusias mengikuti pemeriksaan, meski beberapa tampak takut saat jarinya ditusuk untuk tes gula darah.

Danyonif TP 922/Upun Taka, Mayor Inf Michael Connis Tanaem melalui Serda Basilus Dandy Hardana Danovan, menjelaskan kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Yonif TP 922 dan tenaga kesehatan Puskesmas Kujau.

"Dari Yonif sekalian sama UPT Puskesmas Kujau berkolaborasi untuk kegiatan CKG (Cek Kesehatan Gratis) dan sosialisasi tentang bahayanya dampak dari merokok dan vape untuk kalangan anak-anak usia dini," katanya.

05082026 Yonif 922/TP sosialisasi di SD Negeri 007 Tana Tidung 01
PENCEGAHAN DINI - Yonif 922/UT bekerjasama dengan Puskesmas Kujau menggelar sosialisasi bahaya rokok dan vape, serta melaksanakan cek kesehatan gratis, di SDN 007 Tana Tidung, Jalan Ahmad Yani, Desa Bebakung, Kecamatan Betayau, Kabupaten Tana Tidung, Kaltara, Rabu (5/8/2026). Sosialisasi ini dilakukan sebagai langkah pencegahan sejak dini.

Baca juga: Cara AKBP Eko Nugroho Cegah Gangguan Kamtibmas di Wilayah Hukum Polres Tana Tidung

Menurutnya, edukasi sebelumnya lebih banyak menyasar pelajar SMP dan SMA karena berada pada fase remaja.

Namun kini diperluas ke siswa SD karena rasa ingin tahu terhadap hal baru sudah mulai muncul sejak usia tersebut.

"Kalau kita lihat anak SD juga sudah mulai tahu dan penasaran. Jadi kita kasih tahu ke anak SD dulu, baru ke anak SMP dan anak SMA," ungkap Mayor Inf Michael Connis Tanaem.

Pemeriksaan kesehatan meliputi pengukuran tinggi dan berat badan, pemeriksaan keluhan kesehatan, gula darah, tekanan darah, Telinga Hidung Tenggorokan (THT), hingga mata.

"Yang diperiksa mulai dari tinggi dan berat badan. Setelah itu kalau ada gatal-gatal dalam tubuh anak-anak atau ada keluhan, kita cek. Setelah itu cek gula darah, tensi, THT sampai mata," jelasnya.

Mayor Inf Michael Connis Tanaem berharap kegiatan ini meningkatkan kesadaran anak-anak terhadap kesehatan dan kebersihan diri, serta pengetahuan yang diperoleh dapat disampaikan kepada keluarga.

"Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran tentang kesehatan untuk anak-anak. Jadi anak-anak itu sudah tahu bagaimana menjaga kebersihan dan imun tubuhnya sendiri," ucap Danyonif TP 922/Upun Taka.

Ia menambahkan, kegiatan kesehatan ini menjadi bagian dari tugas teritorial pembangunan Yonif TP 922/UT yang tidak hanya berfokus pada bidang militer, tetapi juga menyentuh sektor pertanian, peternakan, konstruksi, dan kesehatan.

(*)

Penulis : Rismayanti

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.