POSBELITUNG.CO - Konflik memanas antara Ruben Onsu dan Sarwendah dipicu oleh perselisihan terkait hak akses terhadap anak.
Ruben merasa pihak mantan istrinya terus membatasi ruang dan waktunya untuk menjumpai buah hati mereka.
Sebagai imbas dari kekecewaan tersebut, pembawa acara berusia 43 tahun itu memutuskan menghentikan jatah nafkah bulanan sebesar Rp200 juta.
Tak berhenti di situ, Ruben juga melayangkan gugatan hak asuh ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan demi menuntut keadilan.
Langkah hukum tersebut diambil lantaran ia merasa tidak memperoleh hak berkumpul bersama anak sesuai dengan perjanjian pascacerai.
Adapun praktisi hukum, Rio Damora mengatakan, perceraian tidak memutus hubungan anak dengan salah satu orang tua.
"Terkait hak bertemu anak, perceraian hanya mengakhiri hubungan suami istri, bukan hubungan orang tua dengan anak," ujar Rio ketika dihubungi Tribunnews dari kantor redaksi Solo, Jawa Tengah, Rabu (5/8/2026).
Dijelaskan advokat dan Konsultan Hukum di Alrach Law Office itu, apabila salah satu dari orang tua menghalangi anak mendapatkan hak bertemu ayah atau ibunya maka permasalahan dapat dibawa ke jalur hukum.
Hal ini menjadi semakin krusial jika kesulitan bertemu anak terjadi secara terus-menerus.
Pihak yang merasa tidak mendapatkan haknya berkumpul dengan anak dapat melayangkan somasi hingga mengajukan perubahan hak asuh anak.
"Oleh karena itu, apabila salah satu pihak menghalangi hak bertemu yang telah diatur dalam perjanjian atau putusan pengadilan, pihak yang dirugikan dapat menempuh upaya hukum, mulai dari somasi, permohonan pelaksanaan putusan, hingga mengajukan perubahan hak asuh apabila penghalangan tersebut dilakukan secara terus-menerus dan terbukti tidak lagi mengutamakan kepentingan terbaik bagi anak," jelas pengacara lulusan Universitas Islam Indonesia (UII).
Saat ini gugatan hak asuh anak Ruben masih bergulir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Sidang mediasi telah digelar 22 Juli 2026 lalu, dan akan dilanjutkan pada 6 Agustus mendatang.
Di sisi lain, Ruben Onsu mengungkap masih banyak fakta terkait konflik dengan mantan istrinya, Sarwendah, yang belum diketahui publik.
Ruben mengatakan dirinya tidak ingin terus memendam persoalan yang selama ini terjadi.
Menurutnya, ada sejumlah fakta yang belum disampaikan kepada publik dan perlu diluruskan.
Namun, kini ia memilih untuk memendamnya karena menurutnya hal itu sudah menjadi angin lalu.
"Masih banyak yang gue tahan-tahan, terus buat apa, tapi kalau gue bahas lagi kisah kita sebelum bercerai, kan udah selesai," kata Ruben dalam podcast YouTube Deddy Corbuzier, dikutip Rabu (5/8/2026).
Di balik konflik yang semakin memanas, Ruben menegaskan bahwa keinginannya sebenarnya sederhana.
Ia hanya ingin mendapatkan kesempatan untuk bertemu dan menghabiskan waktu bersama anak-anaknya.
"Yang gue mau itu waktu ketemu anak," ungkapnya.
Tak muluk-muluk, presenter berusia 43 tahun ini meminta Sarwendah untuk menaati putusan pengadilan yakni bertemu anak dua sampai tiga hari dalam seminggu.
Dirinya juga menyayangkan kini masalah tersebut malah merembet ke persoalan lain.
"Jadi ikutin yang sudah menjadi peraturan pengadilan."
"Cuman itu doang, tapi merembetnya ke mana-mana," tandas Ruben. (Sumber : Tribunnews)