Prof Jamaluddin Jompa Ditunjuk Plt Rektor Unsrat Manado, Jimmy Rol Torar: Dia Sosok Berintegritas
Jumadi Mappanganro August 05, 2026 10:22 PM

 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - DR Jimmy Rol Torar MBA menilai penunjukan Prof Dr Ir Jamaluddin Jompa MSc sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado sudah tepat. 

Dosen Universitas Pertahanan RI itu menilai Jamaluddin Jompa mampu menjalankan tugas sebagai Plt Rektor hingga sukses mengantarkan Unsrat sampai memiliki rektor definitif.

"Karena itu saya berharap sivitas akademika Unsrat bisa bersama membantu menyukseskan tugas-tugas Jamaluddin Jompa sampai ada Rektor Unsrat definitif," ujar Jimmy Torar yang menghubungi Tribun Manado via telepon, Rabu (5/8/2026) malam. 

Jimmy yang juga penguji program doktor di Unsrat ini mengaku mengenal baik Jamaluddin Jompa yang juga Rektor Unhas periode 2022–2026 dan terpilih kembali untuk periode kedua 2026–2030.

Menurutnya, Jamaluddin Jompa yang akrab disapa Prof JJ adalah sosok berintegritas dan memiliki jaringan yang luas, baik di tingkat nasional maupun internasional. 

Tak hanya cerdas, tapi juga piawai manajemen perguruan tinggi. 

"Prof JJ juga adalah sosok yang memahami kultur, budaya, adat istiadat dan kearifan lokal di Sulawesi Utara," kata Jimmy yang lahir dan menyelesaikan pendidikan dasar hingga SMA di Sulawesi Utara ini. 

Surat Tugas

Penunjukan Prof Jamaluddin Jompa selaku Plt Rektor Unsrat Manado berdasarkan Surat Perintah Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 18922/M/KPT.KP/2026 bertanggal 4 Agustus 2026.

Prof JJ saat ini juga masih menjabat Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) di Makassar, Sulawesi Selatan.

Masa tugas Plt Rektor Unsrat berlaku mulai hari ini sampai dengan dilantiknya rektor definitif.

Penunjukan Prof JJ sebagai Plt Rektor Unsrat itu sempat mengagetkan sebagian sivitas akademika Unsrat. 

Sebab masa jabatan Prof Berty Sompie sebagai Rektor Unsrat sedianya berakhir pada 21 Desember 2026. 

Humas Unsrat Max Rembang mengaku tak tahu alasan pergantian rektor. 

"Kami hanya tahu ada penetapan perintah menteri untuk Plt Rektor," kata Max Rembang saat ditemui di Kampus Usrat

Pimpin Rapat Perdana 

PERTEMUAN - Gubernur Sulut Yulius Selvanus Komaling dan Wakil Gubernur Dr. Johannes Victor Mailangkay menerima kunjungan Plt Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc, Rabu (5/8/2026). Berlangsung di Wisma Negara Bumi Beringin, Kecamatan Wenang, Kota Manado,  Sulawesi Utara
PERTEMUAN - Gubernur Sulut Yulius Selvanus Komaling dan Wakil Gubernur Dr. Johannes Victor Mailangkay menerima kunjungan Plt Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc, Rabu (5/8/2026). Berlangsung di Wisma Negara Bumi Beringin, Kecamatan Wenang, Kota Manado, Sulawesi Utara (Tribun Manado/Rhendi Umar)

Belum 24 jam menerima SK sebagai Plt Rektor Unsrat, Jamaluddin Jompa langsung bergegas ke Manado, Sulawesi Utara. 

Ia tiba di Manado melalui Bandara Internasional Sam Ratulangi (Samrat), Rabu (5/8/2026) pagi. 

Setibanya di Manado, pakar biologi dan ekologi kelautan yang diakui ilmuwan internasional itu langsung memimpin rapat perdana di Kampus Unsrat.

Diawali dengan bertemu para Wakil Rektor Unsrat. 

Dilanjutkan pertemuan dengan jajaran pimpinan universitas. Terdiri ketua senat universitas, 11 dekan, dua kepala lembaga, direktur pascasarjana, serta satuan pengawasan internal.
 
Setelah itu Prof JJ juga menemui Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE dan Wakil Gubernur Sulut Dr Victor Mailangkay yang juga Ketua IKA Unhas chapter Sulut. 

Berlangsung di Wisma Negara sekaligus Rujab Gubernur Sulut, Bumi Beringin, Kota Manado. 

Arahan Jamaluddin Jompa

UNSRAT - Plt Rektor Unsrat Prof Jamaluddin Jompa langsung bekerja di hari pertamanya memimpin Unsrat, Rabu (5/8/2026). Dirinya memimpin serangkaian rapat.
UNSRAT - Plt Rektor Unsrat Prof Jamaluddin Jompa langsung bekerja di hari pertamanya memimpin Unsrat, Rabu (5/8/2026). Dirinya memimpin serangkaian rapat. (Dok. Unsrat Manado)

Dari rilis yang diterima Tribun Manado, Rabu (5/8/2026) siang, disebutkan bahwa Mendikti Saintek Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D., memberi Surat Perintah kepada Jamaluddin Jompa sebagai Plt Rektor Unsrat dengan beberapa tugas utama.

Tugas tersebut adalah memastikan bahwa layanan akademik berjalan dengan baik dan lancar, pelaksanaan tridarma perguruan tinggi tetap terlaksana secara optimal, serta seluruh aktivitas kampus berlangsung secara normal, tertib, aman, dan kondusif.

Karena itu dalam rapat perdana dengan pimpinan Unsrat, Prof JJ meminta antara lain: 

Pertama, memastikan layanan akademik berjalan lancar.

Seluruh fakultas, program pascasarjana, program studi, biro, dan unit pelayanan akademik harus menjamin bahwa setiap mahasiswa memperoleh layanan akademik secara cepat, tepat, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Proses perkuliahan, registrasi dan pengisian rencana studi, pembimbingan akademik, pelaksanaan ujian, seminar, penelitian mahasiswa, penyelesaian tugas akhir, yudisium, serta proses kelulusan harus berjalan sesuai kalender akademik.

Kedua, memastikan seluruh aktivitas kampus berjalan normal. 

Seluruh kegiatan administrasi, keuangan, kepegawaian, kemahasiswaan, kerja sama.

Ketiga, memperkuat koordinasi dan komunikasi antarpimpinan.

Dalam masa pelaksanaan tugas ini, koordinasi menjadi sangat penting.

"Sebagai Plt., saya meminta agar tidak ada unit kerja yang berjalan sendiri-sendiri. Setiap persoalan yang bersifat lintas unit harus diselesaikan melalui komunikasi dan koordinasi yang cepat," ucap Prof Jamaluddin.
 
Keempat, para wakil rektor, dekan, direktur, ketua lembaga, dan kepala biro agar menyampaikan laporan secara berkala mengenai perkembangan pelaksanaan program, kendala yang dihadapi, serta langkah penyelesaian yang telah dilakukan.

Masalah yang dapat diselesaikan pada tingkat fakultas atau unit kerja agar segera diselesaikan tanpa harus menunggu arahan dari tingkat universitas.

Namun, persoalan strategis yang berdampak luas harus segera dilaporkan agar dapat ditangani secara bersama-sama.

Kelima, menjaga tata kelola, integritas, dan kepatuhan terhadap peraturan.

Seluruh keputusan dan tindakan administratif harus berpedoman pada peraturan perundang-undangan serta ketentuan internal universitas.

Keenam, menjaga suasana kampus yang aman, damai, dan kondusif.

Universitas Sam Ratulangi adalah rumah bersama bagi seluruh sivitas akademika.

"Karena itu, kita semua bertanggung jawab menjaga suasana akademik yang sehat, saling menghormati, dan bebas dari intimidasi maupun konflik yang tidak produktif," kata Prof. Jamaluddin mengarahkan.

Setiap perbedaan pendapat hendaknya diselesaikan melalui dialog, musyawarah, dan mekanisme kelembagaan yang tersedia. 

"Jangan membiarkan perbedaan berkembang menjadi persoalan yang mengganggu pelayanan akademik dan aktivitas kampus. Seluruh pimpinan diharapkan mampu memberikan rasa tenang kepada dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, orang tua mahasiswa, serta para mitra Universitas Sam Ratulangi," tambahnya.

Ketujuh, menjaga keberlanjutan program strategis universitas.

Program-program yang telah direncanakan dan sedang berjalan harus tetap dilaksanakan sepanjang sesuai dengan ketentuan dan memberikan manfaat bagi kemajuan universitas.

"Saya mengajak seluruh pimpinan untuk bekerja dengan semangat kebersamaan. Tanggung jawab menjaga keberlangsungan Universitas Sam Ratulangi bukan hanya berada pada Plt. Rektor, tetapi merupakan tanggung jawab kolektif seluruh unsur pimpinan universitas," ucap Prof. Jamaludin.

Dalam menjalankan tugas, ia mengajak semua pimpinan universitas mengutamakan kepentingan institusi, kepentingan mahasiswa, dan kepentingan masyarakat.

"Kita harus memastikan bahwa setiap keputusan yang kita ambil memberikan kepastian, menjaga stabilitas, dan meningkatkan kualitas pelayanan. Saya mengharapkan dukungan, kerja sama, loyalitas terhadap institusi, serta komitmen yang kuat dari seluruh pimpinan," pintanya. (art/jum)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.