Pendataan SE2026 di Pangkalpinang Sudah Tembus 85 Persen, BPS Datangi Warga yang Belum Terdata
suhendri August 06, 2026 05:35 AM

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Kemajuan pendataan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) di Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, mencapai 85 persen lebih.

Selanjutnya, Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pangkalpinang akan melakukan penyisiran terhadap warga dan pelaku usaha yang belum didata.

Kepala BPS Kota Pangkalpinang Dewi Savitri mengatakan, progres pendataan Sensus Ekonomi 2026 di ibu kota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah mencapai lebih dari 85 persen. Angka ini melampaui target yang ditetapkan sebesar 75 persen.

"Alhamdulillah, (pendataan SE2026) sudah di atas 85 persen. Target per 31 Juli itu kan 75 persen, kita sudah mencapai target. Sekarang kita akan melakukan penyisiran untuk masyarakat dan pelaku usaha yang belum didata atau mungkin kemarin tidak sempat ketemu oleh petugas," kata Dewi kepada Bangka Pos, Selasa (4/8/2026).

Menurutnya, penyisiran menjadi tahapan penting agar cakupan pendataan makin lengkap.

Petugas sensus akan kembali mendatangi lokasi-lokasi usaha maupun warga yang sebelumnya belum berhasil dijangkau karena berbagai kendala, seperti pemilik usaha tidak berada di tempat saat petugas melakukan pendataan.

Dewi menjelaskan, Sensus Ekonomi merupakan kegiatan strategis nasional yang bertujuan memotret kondisi riil aktivitas ekonomi di daerah.

Data yang dihasilkan nantinya akan menjadi basis penyusunan kebijakan pemerintah, mulai dari perencanaan pembangunan, penyusunan program pemberdayaan usaha, hingga pengambilan keputusan di berbagai sektor ekonomi.

Karena itu, BPS berupaya memastikan seluruh pelaku usaha, baik skala mikro, kecil, menengah, maupun besar, dapat terdata secara menyeluruh agar gambaran struktur ekonomi Kota Pangkalpinang semakin akurat.

Dewi pun mengimbau warga dan pelaku usaha yang belum didatangi agar bersikap kooperatif apabila petugas sensus kembali melakukan kunjungan dalam beberapa waktu ke depan.

"Harapannya, masyarakat maupun pelaku usaha yang belum didata dapat menerima petugas dan memberikan informasi yang benar sehingga hasil Sensus Ekonomi 2026 benar-benar menggambarkan kondisi ekonomi Kota Pangkalpinang secara akurat dan komprehensif," ujarnya.

Dengan masih berlangsungnya proses penyisiran hingga akhir masa pendataan, BPS Kota Pangkalpinang optimistis tingkat cakupan Sensus Ekonomi 2026 akan makin meningkat.

Dengan demikian, kualitas data yang dihasilkan dapat menjadi landasan yang kuat bagi perumusan kebijakan pembangunan ekonomi di masa mendatang. (t2)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.