Jembatan Turanmas Jadi Prioritas, Pemkab Malinau Siapkan Tiga Proyek Strategis hingga 2029
Amelia Mutia Rachmah August 06, 2026 08:19 AM

TRIBUNKALTIM.CO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau menetapkan tiga proyek strategis daerah yang akan mulai dikerjakan secara bertahap pada 2027 hingga 2029. 

Program tersebut diarahkan untuk memperkuat konektivitas wilayah, meningkatkan pelayanan publik, sekaligus mendukung pengembangan sektor kebudayaan.

Salah satu proyek yang menjadi perhatian utama ialah pembangunan Jembatan Rangka Baja Turan Mas–Sungai Sesayap–Tanjung Lapang di Kecamatan Malinau Barat.

Infrastruktur tersebut diproyeksikan membuka akses ekonomi masyarakat sekaligus memperlancar mobilitas antarwilayah.

Rencana pembangunan itu tercantum dalam Peraturan Bupati Malinau Nomor 14 Tahun 2026 tentang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.

Baca juga: TKD Balikpapan Dipangkas 40 Persen, BPJS, Beasiswa dan Pembangunan Sekolah Tetap Aman

Dokumen tersebut menjadi dasar pelaksanaan berbagai program pembangunan strategis di Kabupaten Malinau.

Selain pembangunan Jembatan Turanmas, pemerintah juga merencanakan pembangunan Kantor dan Mess Perwakilan Malinau di Tanjung Selor untuk mendukung pelayanan publik, serta pembangunan Taman Budaya Kabupaten Malinau sebagai pusat kegiatan seni, tradisi, dan edukasi.

Karena membutuhkan anggaran besar serta perencanaan teknis yang kompleks, ketiga proyek tersebut akan dilaksanakan menggunakan skema pembiayaan tahun jamak (multiyears) agar proses pembangunan dapat berlangsung secara berkesinambungan hingga target penyelesaian.

Masuk Dokumen RKPD 2027

Khusus pembangunan Jembatan Turanmas, usulan tersebut sebelumnya menjadi salah satu agenda pembahasan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Malinau Barat.

Jembatan tersebut dirancang untuk mengurangi beban lalu lintas masyarakat yang selama ini masih bergantung pada jembatan utama di Malinau Kota.

Baca juga: Pertamina Tarakan Libatkan Warga Ring 1 dalam Simulasi Darurat, Ini Alasan dan Skenarionya

Selain itu, infrastruktur tersebut juga telah masuk dalam dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Malinau Tahun 2027 sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah.

Dalam pembahasan RKPD 2027, Sekretaris Daerah Malinau, Ernes Silvanus, menegaskan bahwa keberadaan Jembatan Turanmas memiliki fungsi strategis bagi pengembangan konektivitas wilayah.

"Jembatan Turanmas ini bukan hanya penghubung, tetapi juga jalan pendekat menuju poros nasional dan wilayah Mentarang Baru," ujar Ernes.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur tersebut diharapkan mampu memperkuat akses transportasi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di kawasan sekitarnya.

Masih Tahap Persiapan

Sebelum memasuki tahap konstruksi, pemerintah daerah masih menyiapkan berbagai dokumen pendukung sebagai bagian dari proses perencanaan.

Baca juga: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,29 Persen, Purbaya Akui Sempat Khawatir Melambat

Tahapan tersebut meliputi penyusunan dokumen teknis, kajian kawasan, hingga pemenuhan seluruh persyaratan administrasi perizinan.

Langkah tersebut dilakukan agar pelaksanaan proyek berjalan sesuai ketentuan dan tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.

"Kami perlu memastikan prosesnya sesuai aturan, agar tidak menimbulkan masalah hukum di kemudian hari," tegas Ernes.

Melalui pelaksanaan tiga proyek strategis tersebut, Pemkab Malinau menargetkan pemerataan pembangunan infrastruktur dan penguatan fasilitas daerah dapat terus berlanjut dalam beberapa tahun mendatang. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.