Kondisi Betrand Peto Pasca Sarwendah Sebut Kehadirannya Buat Adik-adiknya ke Psikolog, Ada Luka
Fadhila Rahma August 06, 2026 08:27 AM

 


SRIPOKU.COM - Imbas Sarwendah menyebut anak-anaknya ke psikolog sejak adanya Betrand Peto ramai menjadi sorotan.

Mantan manajer Sarwendah, Nanda Persada pun memberikan reaksi.

Seperti diketahui, Betrand Peto memang bukan anak kandung dari Ruben Onsu dan Sarwendah, melainkan anak angkat.

Kendati demikian sejak orang tua angkatnya itu bercerai, Betrand Peto yang sebelumnya tinggal bersama Sarwendah memilih untuk tinggal dengan Ruben Onsu.

Konflik antara Ruben dan Sarwendah kini semakin memanas hingga sang presenter menggugat hak asuh kedua putrinya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Sementara itu, baru-baru ini Sarwendahmenyebut anak-anaknya ke psikolog sejak kehadiran Betrand Peto.

Menurut Nanda Persada, ucapan mantan anggota girlband Cherrybelle itu sudah melukai perasaan Betrand Peto.

"Yang pastinya itu kan lagi-lagi melukai perasaan anak. Nah, Onyo di sini sudah jelas terluka gitu," kata Nanda kepada awak media, Rabu (5/8/2026).

Nanda juga menyoroti postingan pemuda asal Nusa Tenggara Timur (NTT) tersebut, yang membela Ruben Onsu.

"Dia sudah memposting juga apa yang dia rasakan ya kan," ujar Nanda Persada.

"Dia sudah terlibat dalam permasalahan Ruben dan Wenda sejak dulu dan dia sudah dewasa ya sudah 21 tahun. Jadi dia juga punya hak untuk untuk bicara," sambungnya.

Di sisi lain, Nanda Persada mengaku kasihan dengan Betrand Peto.

Ia menilai Betrand Peto di posisi yang serba salah

"Cuman aku ngelihatnya kok kasihan ya Onyo, selalu kebawa-bawa dalam permasalahan dan selalu disalahkan."

"Dia ikut Wenda dulu dianggap salah, sekarang ikut Ruben juga serba salah. Jadi coba bayangin jadi seorang Onyo gitu," paparnya.

Konflik Ruben dan Sarwendah bermula dari aksi sang presenter mogok memberikan nafkah anaknya sebesar Rp225 juta per bulan sejak Desember 2025 lalu.

Ruben merasa dipersulit bertemu anak yang ada dalam pengasuhan Sarwendah sehingga memilih menghentikan nafkahnya.

Di tengah protes Ruben, Sarwendah sempat menunjukkan amarahnya saat live dan melontarkan kata-kata bernada hinaan yang diduga ditujukan untuk mantan suaminya tersebut.

Dalam kalimatnya, Sarwendah menyebut Ruben dengan julukan 'Cong' yang merujuk pada kata Bencong, istilah untuk menggambarkan sikap laki-laki yang gemulai seperti perempuan.

Kini Ruben dan Sarwendah dihadapkan pada perebutan hak asuh anak di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Terbaru keduanya tengah memasuki tahap mediasi.

Sarwendah Ungkap Awal Putrinya Tantrum hingga Jalani Terapi Psikolog
Sarwendah kembali menjadi perhatian publik usai memberikan klarifikasi panjang mengenai berbagai isu yang berkembang seputar permasalahannya dengan Ruben Onsu.

Dalam podcast bersama Denny Sumargo, Sarwendah membahas banyak hal, mulai dari tudingan membatasi akses Ruben bertemu anak-anak hingga isu ritual pesugihan Gunung Kawi yang sempat ramai diperbincangkan.

Di luar isu tersebut, pengakuannya mengenai kondisi psikologis kedua putrinya setelah kehadiran Betrand Peto di rumah juga ikut menjadi sorotan.

Menurut Sarwendah, kedua anaknya bahkan sempat menjalani pendampingan psikolog.

Diketahui, Betrand Peto atau yang akrab disapa Onyo ini resmi menjadi anak angkat Ruben Onsu dan Sarwendah pada tahun 2019.

Dalam perbincangan itu, Sarwendahmengungkapkan bahwa tidak lama setelah Betrand Peto hadir di tengah keluarga mereka, kedua putrinya mulai menjalani pendampingan dengan psikolog.

"Pada saat Onyo hadir enggak lama, anak-anak ada psikolog," ujar Sarwendah, dikutip Jumat (31/7/2026). 

Mendengar pengakuan tersebut, Denny Sumargo kemudian menanyakan alasan Sarwendah membawa kedua putrinya menemui psikolog.

"Kenapa kamu bawa anak-anak ke psikolog?," tanya Densu.

Sarwendah mengatakan pemicunya bermula ketika putri sulungnya, Thalia, mengalami tantrum. 

Janda berusia 36 tahun ini mengaku tidak mengetahui penyebab pasti kondisi tersebut karena sang anak tiba-tiba menangis dan memukul-mukul.

"Trigger awalnya adalah waktu itu Cici Talia tantrum. Kalau tantrum enggak tahu kenapa. Jadi dia tuh kayak tiba-tiba nangis, bisa pukul-pukul gitu loh," jelas Sarwendah.

Sarwendah kemudian menceritakan bahwa sebagai seorang ibu, dirinya merasa sangat sedih ketika mengetahui putrinya juga melakukan sesuatu di sekolah yang membuatnya terpukul setelah mendapat penjelasan dari guru.

"Jadi aku sebagai seorang ibu sedih. Dia juga ada melakukan sesuatu hal di sekolah yang menurut aku, aku tahu dari gurunya ya, menurut aku sebagai orang tua benar-benar kayak terpukul sekali," terangnya.

Mantan personil Cherrybelle ini mengaku sangat terkejut saat mengetahui kondisi tersebut.

Karena itu, ia memutuskan membawa sang anak ke psikolog untuk menjalani terapi.

"Aku juga kaget. Oh, itu pada saat aku dengar, aku sedih banget. Di psikolog itu dia terapi tuh," katanya. 

Densu, begitu sapaan akrabnya, kemudian kembali menggali penjelasan mengenai hasil konsultasi psikolog terkait kondisi putri Sarwendah.

"Apa penyampaian psikolog ke kamu mengenai kondisinya?," cecar Denny Sumargo.

Menjawab hal itu, Sarwendah mengatakan psikolog menilai menjadi sosok seperti putrinya bukanlah hal yang mudah.

Menurutnya, sang anak memiliki kepekaan yang tinggi dan memahami banyak hal lebih cepat dibandingkan anak-anak seusianya.

"Menjadi dia juga tidak mudah kok. Di umur segitu, aku melihat dia anak yang sangat sensitif. Dan banyak hal yang dia pelajari lebih cepat daripada umur dia seharusnya," terang Sarwendah.

(Tribunnews.com)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.