Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Wali Kota Bogor Dedie Rachim merespon dengan santai soal Direktur Umum (Dirum) Perumda Pasar Pakuan Jaya ( PPJ) Samsudin yang mengundurkan diri dari jabatannya.
Dedie Rachim pun berkelakar, Samsudin keluar karena tergiur gaji yang lebih besar di tempat lain.
Ia yang juga sebagai Kuasa Pemilik Modal (KPM) PPJ Kota Bogor tidak mungkin menahan Samsudin.
"Beliau kan seorang yang punya networking, jaringan yang luas. Kan saya tidak mungkin nanya 'Pak diterima di perusahaan apa?'. Masa ditanya 'Pak di sana gajinya berapa, di sini gajinya berapa', kan tidak saya tanya. Barangkali disana lebih besar, masa kita tahan-tahan. Ya silakan ditanyakan," kata Dedie Rachim kepada TribunnewsBogor.com di Pasar Merdeka, Kamis (6/8/2026).
Pertimbangan itu, lanjut Dedie Rachim, bisa dijadikan alasan langsung oleh Samsudin sehingga mantap untuk mengundurkan diri dari jabatannya.
"Kan beliau banyak sekali pertimbangannya kenapa mau keluar karena tentu ada pertimbangan pribadi, ada pertimbangan profesional juga," tambahnya.
Baca juga: Pembangunan Pasar Merdeka Bogor Sudah 90 Persen, Dedie Rachim Ingin Pedagang Loak Diberi Tempat
Disinggung sosok yang akan mengisi kekosongan jabatan, Dedie Rachim belum membeberkannya secara gamblang.
Menurutnya, direksi yang tersisa sebetulnya masih bisa mencover tugas Dirum.
"Untuk sementara sih ya kan bisa dirangkap lah oleh direksi yang ada," ucapnya.
Sementara itu, Direktur Utama PPJ Jenal Abidin membenarkan informasi itu.
Menurutnya, Samsudin sudah menyerahkan berkas pengunduran diri.
“Iya saya dapat informasi memproses pengunduran diri. Sudah mengajukan surat ke pa Sekda menyampaikan,” kata Jenal saat dihubungi TribunnewsBogor.com, Rabu (5/8/2026).
Untuk alasannya, Jenal belum mengungkapkan.
“Saya tidak tahu juga kalau itu, coba tanya saja kepada yang bersangkutan. Untuk penyerahan berkasnya juga saya tidak tahu,” ujarnya.