Ungkap Alasan Prabowo Pakai Istilah Londo Ireng, Fadli Zon Minta Masyarakat Tak Tersinggung
Laksmi Anindita August 06, 2026 12:44 PM

TRIBUNWOW.COM - Menteri Kebudayaan Fadli Zon menjelaskan pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut istilah "londo ireng". Menurutnya, ucapan tersebut merupakan candaan atau ice breaking untuk mencairkan suasana, bukan ditujukan untuk menyinggung pihak tertentu.

"Saya kenal Pak Prabowo sudah sangat lama. Pak Prabowo itu sebenarnya orangnya sangat humoris. Jadi kalau mengatakan seperti itu adalah untuk mendekatkan keakraban, ice breaking, dan lain-lain," ujar Fadli dalam Bincang Santai di Kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta, Rabu (5/8/2026).

Fadli menilai masyarakat tidak perlu merasa tersinggung apabila tidak merasa menjadi pihak yang dimaksud dalam pernyataan tersebut.

"Jadi jangan lupa, pengkhianat itu ada di mana-mana. Jadi menurut saya biasa-biasa saja. Kalau misalnya bukan pengkhianat, tidak usah tersinggung," katanya.

Ia menambahkan, pernyataan itu disampaikan dengan nada ringan sebagai bentuk humor. Namun, menurutnya, pesan yang ingin disampaikan Prabowo adalah ajakan untuk tetap waspada terhadap kepentingan pihak luar yang dinilai tidak sejalan dengan kepentingan nasional.

"Karena itu juga disampaikan dengan enteng, dengan joke. Tapi untuk mewaspadai bahwa sering kali ada kepentingan-kepentingan di luar yang tidak untuk kepentingan nasional. Yang ingin diingatkan adalah pentingnya persatuan sebagai modal dasar kita membangun bangsa," ujarnya.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.