Genjot Mental, Timnas Indonesia Sudah Tiba di Singapura dengan Misi Wajib Menang
Dwi Setiawan August 06, 2026 12:25 PM

TRIBUNNEWS.COM - Timnas Indonesia sudah tiba di Singapura, Rabu (5/8/2026) sore WIB, untuk menjalani laga terakhir Grup A Piala AFF 2026.

Skuad Garuda membawa misi wajib menang saat menghadapi tuan rumah Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026) pukul 20.00 malam WIB.

Kemenangan menjadi harga mati bagi skuad asuhan John Herdman agar bisa lolos ke babak semifinal, tambahan tiga poin menjadi satu-satunya jalan.

Namun di balik misi berat tersebut, Timnas Indonesia datang ke Singapura dengan modal kurang baik setelah pada laga sebelumnya menelan kekalahan 0-3 dari Vietnam di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (3/8/2026).

Kekalahan dari Vietnam membuat pembenahan mental menjadi perhatian utama sebelum menghadapi laga penentuan kontra Singapura.

Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, menyebut aspek mental menjadi evaluasi pertama yang dilakukan tim.

"Evaluasi dilakukan kemarin yang nomor satu adalah bagaimana mental pemain," kata Sumardji dalam program Sapa Indonesia Malam Kompas TV, Selasa (4/8/2026).

"Yang menjadikan anak-anak tak bisa merespons dengan cepat Vietnam adalah persiapan mental diri itu kurang."

"Satu sisi menganggap lawan yang dihadapi itu biasa-biasa saja."

"Respons itu tidak segera ditangkap oleh pemain," tambahnya.

Baca juga: Hati-hati Timnas Indonesia, Garuda Sering Apes saat Satu Grup dengan Singapura di Piala AFF

PIALA AFF 2026 - Para pemain Timnas Indonesia tertunduk lesu usai kalah dari  Vietnam pada laga penyisihan grup A piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Senin (3/8/2026). Timnas Indonesia di bungkam 0-3 dari Vietnam dan harus mengakui keunggulan Vietnam pada laga tersebut. Tribunnews/Jeprima
PIALA AFF 2026 - Para pemain Timnas Indonesia tertunduk lesu usai kalah dari Vietnam pada laga penyisihan grup A piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Senin (3/8/2026). Timnas Indonesia wajib kalahkan Singapura di laga penentuan lolos semifinal Piala AFF 2026, pembenahan mental jadi fokus utama usai dibantai Vietnam. (Tribunnews/Jeprima)

Menurut Sumardji, pemain harus memiliki kesiapan mental yang lebih baik saat menghadapi Singapura. Tim Garuda tidak boleh menganggap remeh lawan.

Untuk laga menghadapi Singapura, Timnas Indonesia membawa 24 pemain.

Dua nama yang tidak masuk dalam rombongan adalah Justin Hubner dan Marselino Ferdinan.

Justin Hubner tetap bersama klubnya, Fortuna Sittard, karena pihak klub tidak melepas sang pemain. 

Sedangkan Marselino harus absen karena mengalami cedera yang membuatnya tidak bisa tampil hingga akhir turnamen.

Baca juga: Head to Head Timnas Indonesia vs Singapura: Garuda Punya Rekor Kurang Apik di Piala AFF

Fisik Pemain Juga Jadi Perhatian

Selain mental, kondisi fisik pemain menjadi hal lain yang diperhatikan tim pelatih. 

Sumardji menilai kondisi fisik skuad Garuda masih bisa diperbaiki karena perjalanan menuju Singapura hanya membutuhkan satu kali penerbangan.

"Terus yang kedua adalah berkaitan dengan fisik. Tentu kalau berkaitan dengan fisik kami tentu tidak risau. Karena jarak perjalanan pun juga sekali penerbangan saja."

"Masih ada waktu untuk memperbaiki fisik dan tentunya utamanya adalah bagaimana supaya istirahatnya itu betul-betul cukup buat para pemain untuk bermain melawan Singapura," ujar Sumardji.

Tiga Poin Jadi Harga Mati

Lebih lanjut, Sumardji menegaskan jika nasib skuad Garuda sepenuhnya berada di tangan para pemain sendiri.

"Karena ingat, Singapura ini tidak bisa kita hadapi dengan ketergantungan sama orang lain. Artinya nasib Timnas Indonesia akan ditentukan oleh anak-anak sendiri."

"Kalau memang anak-anak baik, mentalnya kuat, fisiknya bagus, taktiknya dijalankan sesuai dengan apa yang sudah disampaikan oleh Coach John, tentu kita akan bisa memenangkan pertandingan."

"Karena besok ketika lawan Singapura tidak ada lagi pilihan untuk bermain imbang. Tidak ada. Harus menang," tambah Sumardji.

Sumardji meminta seluruh pemain tampil maksimal dan memberikan perjuangan terbaik demi bisa lolos ke babak semifinal Piala AFF 2026.

"Nah sebaliknya kita juga harus betul-betul fight ketika nanti menghadapi Singapura. Belum habis, peluangnya masih ada."

"Tinggal bagaimana kita betul-betul berjuang untuk bangsa dan negara ini agar supaya anak-anak betul-betul berkorban dengan sepenuh hati, sepenuh jiwa, dan sepenuh tenaganya untuk bisa melaju ke fase selanjutnya," pungkas Sumardji.

(Tribunnews.com/Isnaini)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.