TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Bupati Mamuju Sutinah Suhardi berencana mengangkat kembali sejumlah Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang sebelumnya diberhentikan akibat keterbatasan anggaran daerah.
Sutinah mengatakan, pengangkatan kembali tersebut akan diprioritaskan bagi tenaga kesehatan yang masih sangat dibutuhkan di sejumlah puskesmas di wilayah Kabupaten Mamuju.
"Kita akan mengangkat sebagian PPPK yang kemarin sempat diberhentikan karena anggaran tidak ada," kata Sutinah kepada wartawan usai menghadiri kegiatan workshop di Hotel Maleo Mamuju, Kamis (6/8/2026).
Baca juga: Sutinah Pastikan Gaji ASN Mamuju Tetap Dibayar, TPP Belum Ada Imbas Efisiensi Anggaran
Ia menjelaskan, rencana pengangkatan kembali PPPK tersebut masih dalam tahap pembahasan dan akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.
Menurutnya, sektor kesehatan menjadi salah satu bidang yang membutuhkan tambahan tenaga untuk menunjang pelayanan kepada masyarakat.
Sutinah menyebut Pemkab Mamuju akan memprioritaskan tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi dan sesuai dengan kebutuhan pelayanan di lapangan.
Namun, ia belum merinci jumlah PPPK yang akan kembali diangkat.
"Kita lihat dulu kemampuan anggaran kita," ujarnya.
Pemkab Mamuju, lanjut Sutinah, akan melakukan evaluasi serta penyesuaian anggaran sebelum kebijakan tersebut direalisasikan.
Ia berharap pengangkatan kembali PPPK dapat memperkuat pelayanan kesehatan sekaligus meningkatkan kualitas layanan publik di Kabupaten Mamuju. (*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Baiq Sukma Widiawati