SRIPOKU.COM, MUARADUA – Tim Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palembang melakukan operasi pencarian terhadap seorang bocah yang dilaporkan tenggelam di Sungai Selabung, Desa Sukabumi Pauh, Kecamatan Tiga Dihaji, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKU Selatan), Sumatera Selatan.
Korban yang masih dalam pencarian diketahui bernama Ardiansyah (10). Sementara seorang bocah lainnya, Rahmat Kuncoro (10), ditemukan warga dalam kondisi meninggal dunia.
Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.
Berdasarkan informasi yang diterima Basarnas, kedua korban baru pulang sekolah dan bermain serta berenang di Sungai Selabung bersama adik masing-masing.
Saat sedang berenang, kedua bocah diduga terseret arus sungai hingga tenggelam. Melihat kejadian itu, adik kedua korban segera meminta pertolongan kepada warga sekitar.
Sekitar pukul 16.50 WIB, warga berhasil menemukan Rahmat Kuncoro dalam keadaan meninggal dunia. Namun hingga kini Ardiansyah masih belum ditemukan.
Kantor SAR Palembang menerima laporan kejadian pada pukul 19.15 WIB dan langsung mengerahkan satu tim rescue menuju lokasi untuk bergabung dengan unsur SAR gabungan melakukan pencarian.
Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin, mengatakan tim akan berupaya maksimal mencari korban dengan tetap mengutamakan keselamatan personel.
"Tim SAR gabungan melakukan penyisiran secara visual di atas permukaan air menggunakan perahu rafting dengan area pencarian sekitar 10 kilometer. Apabila kondisi memungkinkan, juga akan dilakukan penyelaman di sekitar lokasi kejadian," ujarnya.
Operasi pencarian melibatkan personel Basarnas Palembang, TNI, Polri, serta masyarakat setempat.
Basarnas juga mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di sungai, khususnya anak-anak. Orang tua diminta meningkatkan pengawasan dan tidak membiarkan anak bermain atau berenang di sungai tanpa pendampingan, terutama saat arus sungai cukup deras.
Selain itu, masyarakat diminta segera melaporkan setiap kondisi yang membahayakan keselamatan jiwa melalui Emergency Call 115 yang siaga selama 24 jam.