Pemuda di Kendari Tega Tikam Leher Temannya Gegara Tagih Uang Gadai Samurai Rp200 Ribu
Desi Triana Aswan August 06, 2026 12:50 PM

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI – Aksi penikaman menggunakan senjata tajam kembali terjadi di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). 

Seorang pemuda berinisial IM (23) tega menikam temannya sendiri, MK (21), hanya karena perselisihan uang senilai Rp200 ribu.

Peristiwa berdarah tersebut terjadi di Jalan Buana Surya, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, pada Kamis (6/8/2026) dini hari sekitar pukul 00.51 WITA.

Dantim Patroli Perintis Presisi Ditsamapta Polda Sultra, Boy Sagita, mengungkapkan bahwa pengungkapan kasus ini bermula dari laporan yang diterima pihaknya dari personel piket Polsek Mandonga.

"Kami memperoleh informasi dari anggota piket Polsek Mandonga mengenai adanya aksi penikaman di Kelurahan Bende. Tim Patroli Perintis Presisi langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian," ujar Boy Sagita, Kamis (6/8/2026).

Setibanya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), petugas langsung berkoordinasi dengan warga setempat dan berhasil mengamankan pelaku IM beserta barang bukti berupa satu bilah pisau kecil yang telah dimodifikasi.

Baca juga: Pelaku Tunjuk Lokasi Penikaman di Eks MTQ Kendari, Polisi Susuri Kanal Cari Barang Bukti

Dari hasil interogasi singkat di lapangan, insiden ini dipicu oleh penagihan uang gadai. 

Pelaku IM mendatangi korban MK untuk meminta uang milik temannya sebesar Rp200.000. 

Uang tersebut merupakan hasil penyerahan korban saat sebelumnya menggadaikan satu buah samurai.

Namun, karena korban tidak memberikan jawaban pasti, pelaku yang tersulut emosi kemudian mengajak korban untuk berduel hingga perkelahian tak terhindarkan.

"Saat terlibat perkelahian, pelaku mengambil senjata tajam jenis pisau modifikasi dan langsung menusukkannya ke arah leher korban sebanyak dua kali," jelasnya.

Akibat sabetan benda tajam tersebut, korban MK mengalami luka serius di bagian leher sebelah kiri.

Guna proses hukum lebih lanjut dan mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku IM beserta barang bukti kini telah diserahkan ke Mapolresta Kendari. 

Sementara itu, pihak kepolisian juga telah mengarahkan korban untuk membuat laporan polisi resmi. (*)

(TribunnewsSultra.com/ La Ode Ahlun Wahid)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.