295 Pelajar SD dan SMP Meriahkan Lomba Kebudayaan HUT Ke-81 RI di Bengkulu Selatan
Ricky Jenihansen August 06, 2026 12:54 PM

 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Nur Rahma Sagita

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN – Sebanyak 295 pelajar yang terdiri dari siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) tampil memeriahkan lomba kebudayaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia di Kabupaten Bengkulu Selatan, Kamis (6/8/2026).

Lomba kebudayaan tersebut diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Bengkulu Selatan melalui Bidang Kebudayaan sebagai upaya menanamkan kecintaan terhadap budaya daerah kepada generasi muda sekaligus melestarikan warisan budaya lokal.

Pantauan TribunBengkulu.com, kegiatan dibuka langsung oleh Wakil Bupati Bengkulu Selatan Yevri Sudianto.

Turut hadir Kepala Dikbud Bengkulu Selatan Lusi Wijaya, Sekretaris Dikbud Bengkulu Selatan Ewaltan, Kepala Bidang Kebudayaan, dewan juri, para peserta, serta guru pendamping dari sekolah yang mengikuti perlombaan.

Wakil Bupati Bengkulu Selatan Yevri Sudianto mengatakan pelaksanaan lomba tersebut menjadi langkah positif dalam menjaga sekaligus mengembangkan kebudayaan daerah sebagai bagian dari budaya nasional.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Kami berharap lomba seperti ini dapat terus berlanjut setiap tahun, bahkan ke depan bisa menjadi ajang budaya yang lebih besar hingga tingkat nasional,” ujar Yevri saat diwawancarai TribunBengkulu.com, Kamis (6/8/2026).

Lestarikan Kebudayaan

Kepala Dikbud Bengkulu Selatan Lusi Wijaya mengatakan lomba kebudayaan digelar sebagai bentuk pelestarian budaya Bengkulu Selatan kepada generasi muda.

Menurutnya, kegiatan tersebut rutin dilaksanakan setiap tahun, tidak hanya untuk memeriahkan HUT RI, tetapi juga sebagai sarana memperkenalkan budaya daerah kepada anak-anak sejak dini.

“Momentum ini menjadi upaya kita menjaga budaya daerah agar tetap hidup. Harapannya budaya yang kita miliki dapat terus dikenal, dipelajari, dan dilestarikan oleh masyarakat, khususnya generasi muda,” tegas Lusi.

Kriteria Penilaian Lomba

Adapun kriteria penilaian dalam perlombaan meliputi kelengkapan busana peserta, keselarasan gerakan, bunyi alat musik kelintang, ekspresi peserta, hafalan gerakan, kekompakan gerakan tangan dan kaki, serta sejumlah aspek teknis lainnya yang akan dinilai oleh dewan juri.

Sebanyak 295 peserta berasal dari 55 sekolah jenjang SD dan 13 sekolah jenjang SMP.

Mereka mengikuti beberapa cabang lomba, yakni Nabuh Kelintang sebanyak 8 peserta, Napa Penganting 12 peserta, Napa Badal 33 peserta, dan Tari Andun sebanyak 54 peserta.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan berharap seni dan budaya daerah tetap lestari serta semakin dikenal oleh generasi muda, sehingga warisan budaya lokal dapat terus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.