TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Memasuki hari kedua pencarian, Kamis (6/8/2026), tim SAR gabungan masih berupaya menemukan remaja berusia 13 tahun yang tenggelam di Sungai Siak.
Korban sebelumnya dilaporkan hanyut saat mandi bersama teman-temannya pada Rabu (5/8/2026) sore.
Sejak pukul 08.00 WIB, tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD Siak, TNI AL, Polairud, kepolisian, serta masyarakat kembali menyisir lokasi kejadian.
Berbeda dengan hari pertama, pencarian kali ini difokuskan dengan metode penyelaman di sekitar titik korban terakhir terlihat sebelum tenggelam.
Kepala Pelaksana BPBD Siak, Novendra Kasmara, mengatakan sebelum pencarian dimulai seluruh unsur SAR terlebih dahulu menggelar briefing untuk menyusun strategi. Tim kemudian membagi area pencarian menjadi dua titik penyelaman.
Menurut Novendra, satu titik pencarian dilakukan oleh penyelam Basarnas, sementara titik lainnya disisir penyelam dari masyarakat. Hingga siang hari, korban masih belum berhasil ditemukan.
“Pencarian bawah air menghadapi kendala utama berupa jarak pandang yang sangat terbatas di dasar Sungai Siak. Kondisi tersebut membuat penyelam harus bekerja dengan sangat hati-hati saat melakukan penyisiran,” kata Novendra di lokasi.
Baca juga: BREAKING NEWS - Anak 13 Tahun Tenggelam di Sungai Siak, Pencarian Dihentikan Malam Hari
Baca juga: Pencarian Hari ke-3 Pria yang Hilang Setelah Lompat dari Jembatan di Kampar, Drone Pantau Korban
Selain itu, arus sungai yang relatif tenang justru menyulitkan proses pencarian. Tim penyelam harus menggunakan tali pembatas sebagai panduan agar area pencarian dapat disisir secara sistematis dan tidak keluar dari titik yang telah ditentukan.
Dalam operasi hari kedua ini, Basarnas menurunkan delapan personel yang dipimpin Rido dari Basarnas Pekanbaru. Tiga penyelam Basarnas diterjunkan ke dasar sungai, dibantu seorang penyelam dari masyarakat.
Sementara itu, unsur lain tetap melakukan penyisiran permukaan sungai menggunakan speed boat milik BPBD dan kepolisian guna mengantisipasi kemungkinan korban terbawa arus ke wilayah lain.
“Operasi pencarian akan terus dilanjutkan hingga sore bahkan malam hari. Tim SAR gabungan akan kembali melakukan evaluasi untuk menentukan pola pencarian berikutnya apabila korban belum juga ditemukan,” katanya.
Menurutnya, seluruh unsur akan terus berkoordinasi agar proses pencarian dapat berjalan lebih efektif meski terkendala kondisi perairan Sungai Siak yang memiliki visibilitas sangat rendah.
(Tribunpekanbaru.com/mayonal putra)