Ketua DPRD Samarinda Yakin Samaqua Bisa Bersaing, Helmi Abdullah: Syaratnya Kualitas Harus Dijaga
Amelia Mutia Rachmah August 06, 2026 02:08 PM

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Peluncuran air minum dalam kemasan (AMDK) Samaqua mendapat tanggapan dari Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah.

Sebagai informasi, Samaqua adalah merek Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) resmi milik Pemerintah Kota Samarinda, Kalimantan Timur.

Produk lokal ini diproduksi dan dikelola oleh Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kencana Kota Samarinda sebagai langkah diversifikasi usaha daerah.

PRODUK PDAM SAMARINDA - Perumda Tirta Kencana Kota Samarinda resmi meluncurkan air mineral kemasan bermerek Samaqua sebagai langkah ekspansi unit usaha baru BUMD tersebut. Produk lokal ini hadir dalam dua varian kemasan, yakni ukuran 330 ml yang dijual Rp37.500 per kardus (isi 24 botol) dan ukuran 220 ml seharga Rp26.000 per kardus.
PRODUK PDAM SAMARINDA - Perumda Tirta Kencana Kota Samarinda resmi meluncurkan air mineral kemasan bermerek Samaqua sebagai langkah ekspansi unit usaha baru BUMD tersebut. Produk lokal ini hadir dalam dua varian kemasan, yakni ukuran 330 ml yang dijual Rp37.500 per kardus (isi 24 botol) dan ukuran 220 ml seharga Rp26.000 per kardus. (TRIBUNKALTIM.CO)

Nama "Samaqua" diambil dari gabungan kata "Sama" (merujuk pada Kota Samarinda) dan "Qua" (berarti air).

Air mineral lokal yang diproduksi oleh Perusahaan Umum Daerah (Perumdam) Tirta Kencana Samarinda ini diyakini bakal membawa dampak baik bagi daerah.

Baca juga: Sosok Dokter di Samarinda yang Viral Tulis Komentar Tak Etis ke Yurizal, Dinonaktifkan Sementara

Helmi menilai, kehadiran Samaqua memberikan dampak berganda (multiplier effect), baik dari sisi kesehatan masyarakat maupun nilai tambah ekonomi daerah.

"Tentunya ini satu terobosan baru bagi kita. Karena kalau bicara asas manfaat, ini manfaatnya banyak sekali," ujar Helmi.

Dorong Kemitraan dengan Swasta

Ia menambahkan, sebagaimana yang disampaikan Wali Kota Samarinda, Perumdam Tirta Kencana perlu bergerak cepat merangkul pihak swasta untuk urusan distribusi dan pemasaran.

Pola kemitraan ini dinilai bisa menggerakkan roda ekonomi mikro serta melibatkan masyarakat secara langsung dalam rantai pasok dunia usaha di Samarinda.

"Jadi saling bermitra, baik itu sebagai penyaluran, maupun nanti di tingkat masyarakat penggunanya," katanya.

Baca juga: PDAM Samarinda Luncurkan Samaqua, Produk Air Mineral Baru Berstandar WHO

Minta Kualitas Produk Terus Dijaga

Menanggapi lini produksi yang baru berjalan, Helmi menganggap wajar jika masih ada beberapa hal teknis yang perlu disempurnakan.

Menurutnya, proses penyempurnaan akan berjalan seiring operasional, dan pihak manajemen tentu paling memahami langkah-langkah perbaikan ke depan.

Secara keseluruhan, ia mengapresiasi kesiapan awal pengelola yang dinilainya sudah sangat matang, terutama dari segi kemasan produk.

Helmi pun berpesan agar Perumdam Tirta Kencana tidak lengah dan terus konsisten menjaga standar kebersihan produksi agar produk ini memiliki daya saing yang kuat di pasaran.

"Mungkin nanti yang kita jaga dan pertahankan kualitas higienis daripada produk ini, sehingga bisa bersaing dengan produk-produk yang sudah muncul," pungkasnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.