Sekolah Rakyat di Kepahiang Diproyeksikan Tampung 1.000 Siswa, Pembangunan Dimulai 2027
Ricky Jenihansen August 06, 2026 02:54 PM

 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, M. Bima Kurniawan

TRIBUNBENGKULU.COM, KEPAHIANG - Rencana pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Kepahiang yang digagas Kementerian Sosial (Kemensos) RI diproyeksikan mampu menampung hingga 1.000 peserta didik mulai jenjang SD, SMP, hingga SMA.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kepahiang, Helmi Johan, mengatakan pemerintah daerah tengah melengkapi berbagai persyaratan administrasi sebagai tindak lanjut atas persetujuan pembangunan Sekolah Rakyat.

"Kita sudah ditetapkan untuk masuk tahap ketiga dan sudah ada surat dari Kementerian PUPR dan Kemensos," ucap Helmi pada Rabu (5/8/2026).

Menurutnya, saat ini Pemkab Kepahiang sedang menyiapkan sejumlah dokumen pendukung, seperti Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) serta kajian lalu lintas sebagai syarat sebelum proyek dapat dimulai.

"Kita sekarang sedang proses mempersiapkan beberapa syarat seperti AMDAL dan jalur lalu lintasnya.

Kalau sudah selesai di September, itu sudah resmi masuk tahap tiga pada Oktober 2026," jelas Helmi.

Target Pembangunan

Helmi memperkirakan pembangunan fisik Sekolah Rakyat akan mulai direalisasikan pada tahun 2027 setelah seluruh tahapan administrasi rampung.

"Mungkin untuk realisasi pembangunan SR-nya di tahun 2027," ujar Helmi.

Ia menjelaskan, Sekolah Rakyat yang akan dibangun di Kabupaten Kepahiang memiliki kapasitas yang cukup besar dan dipersiapkan untuk menampung sekitar 1.000 peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan.

"SR itu bisa menampung 1.000 siswa dari tingkat SD, SMP maupun SMA," ungkap Helmi.

Rekrutmen Tenaga Pendidik

Terkait kebutuhan tenaga pendidik dan tenaga kependidikan, Helmi menyebut seluruh proses rekrutmen akan menjadi kewenangan pemerintah pusat melalui kementerian terkait.

"Sementara untuk perekrutan tenaga kerja itu semua dari kementerian yang membuka dan mengurusinya," pungkas Helmi.

Harapannya, Sekolah Rakyat dapat membuka akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, sekaligus mendukung pemerataan layanan pendidikan berkualitas di daerah.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.