Postingan Terakhir Nenek Pendaki Sebelum Meninggal di Gunung Piramid: Di Mana Tempat Tertenang?
Vivi Febrianti August 06, 2026 05:03 PM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Maliyah Finda (51), pendaki yang ditemukan tewas setelah dilaporkan hilang di Gunung Piramid, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur rupanya sempat membuat postingan terakhir di media sosial Instagram miliknya.

Postingan terakhir itu pun menjadi kenangan mendalam bagi keluarga. 

Mereka menilai unggahan itu seolah menjadi pesan yang menggambarkan kecintaan almarhumah terhadap gunung. 

Paman Maliyah, Na'im Muzachymi, mengaku baru kembali membuka akun Instagram keponakannya setelah proses evakuasi selesai.

Ia tertegun ketika membaca unggahan terakhir Maliyah.

"Barusan saya lihat postingan terakhir Instagram-nya. Dia tulis, 'Di manakah tempat tertenang bagimu?' Jadi ternyata ini jawabannya. Dia kembali di tempat yang paling ia sukai, gunung," ujar Na'im saat ditemui di rumah duka di kawasan Babat, Lamongan, Kamis (6/8/2026).

Bagi Na'im, kalimat yang ditulis Maliyah bukan sekadar unggahan di media sosial, melainkan cerminan kecintaannya terhadap alam bebas yang telah menjadi bagian dari hidupnya.

Menurut dia, Maliyah memang dikenal gemar mendaki gunung.

Namun, hobi tersebut sempat dijalani secara diam-diam selama bertahun-tahun agar sang ibu, Tatik Suriyani, tidak merasa khawatir.

"Dulu awal-awal naik gunung itu biasanya pamit. Tapi ibunya selalu bilang, 'kamu itu perempuan, kenapa harus gitu-gitu naik gunung. Nggak di rumah atau kegiatan lainnya saja,'" kenang Na'im.

Baca juga: Jalankan Hobi di Usia Senja, Nenek Ini Ditemukan Tewas Saat Mendaki Gunung Piramid

Sejak itu, Maliyah memilih tidak lagi meminta izin setiap kali hendak mendaki demi menghindarkan ibunya dari rasa cemas. 

Namun, pada pendakian terakhirnya, Maliyah memutuskan untuk berpamitan secara terbuka.

Sebelum berencana menjenguk anak dan cucunya di Bali, ia terlebih dahulu menyampaikan kepada ibunya bahwa dirinya akan mendaki Gunung Piramid di Bondowoso.

Na'im mengatakan, kabar mengenai hilangnya Maliyah baru disampaikan kepada sang ibu pada Rabu (5/8/2026) pagi. Keluarga sengaja menyampaikannya secara hati-hati sambil menunggu perkembangan proses pencarian. 

"Keluarga masih melihat kondisi dan masih hendak meyakinkan ibu bahwa putrinya baik-baik saja dan sedang dalam proses pencarian yang melibatkan banyak pihak," tutur Na'im.

Setelah tim SAR gabungan menemukan dan mengevakuasi Maliyah dalam kondisi meninggal dunia, keluarga berusaha mengikhlaskan kepergiannya.

Jenazah Maliyah Finda dimakamkan di kompleks pemakaman keluarga TPU Babat, Kabupaten Lamongan, Kamis pagi.

Bagi keluarga, kepergian Maliyah menjadi akhir perjalanan seorang pendaki yang semasa hidupnya mencintai alam dan gunung.

Sumber: Kompas.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.