TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di sejumlah destinasi wisata unggulan di Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Jumat (7/8/2026).
Berdasarkan prakiraan cuaca pariwisata yang dipublikasikan BMKG pada Kamis (6/8/2026) pukul 09.03 Wita, suhu udara di kawasan wisata berkisar 19–33 derajat Celsius dengan kecepatan angin mencapai 9–28 kilometer per jam.
Di kawasan Kuta Mandalika, cuaca diprakirakan berawan pada dini hari, cerah berawan pada pagi hari, kemudian kembali berawan pada siang hingga malam. Suhu udara berkisar 21–32 derajat Celsius, dengan kelembapan 60–82 persen dan kecepatan angin 9–28 kilometer per jam.
Kondisi serupa diprediksi terjadi di Selong Belanak. Cuaca diprakirakan berawan pada dini hari, cerah berawan pada pagi hari, lalu berawan pada siang dan malam. Suhu udara berada pada kisaran 21–32 derajat Celsius, kelembapan 61–85 persen, serta kecepatan angin 9–28 kilometer per jam.
BMKG mengingatkan wisatawan yang beraktivitas di kawasan pantai agar tetap mengutamakan keselamatan, terutama saat berada di sekitar tebing, bibir pantai, maupun area yang langsung berhadapan dengan ombak. Cuaca yang relatif cerah tidak selalu mencerminkan kondisi laut yang sepenuhnya aman.
Baca juga: BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem 2026, Dikkes Lombok Tengah Imbau Warga Waspada Penyakit Musiman
Di Gili Trawangan, cuaca diprakirakan didominasi berawan sepanjang hari, mulai dini hari hingga malam. Suhu udara berkisar 21–33 derajat Celsius, dengan kelembapan 65–83 persen dan kecepatan angin 9–28 kilometer per jam.
Sementara itu, kawasan wisata pegunungan Sembalun diperkirakan menjadi lokasi dengan suhu udara terendah, yakni 19–27 derajat Celsius. Cuaca diprakirakan cerah pada dini hari, cerah berawan pada pagi hari, kemudian berawan pada siang dan malam. Kelembapan udara berkisar 62–95 persen dengan kecepatan angin 9–28 kilometer per jam.
Wisatawan yang berencana mendaki atau berkemah di kawasan pegunungan diimbau membawa perlengkapan yang memadai, terutama pakaian hangat, mengingat suhu udara pada malam hingga dini hari dapat terasa lebih dingin. Imbauan ini juga menjadi pengingat setelah insiden hipotermia yang menewaskan seorang pendaki di kawasan Bukit Savana Dandaun, Sembalun, pada awal Juli lalu.
Adapun di destinasi wisata Benang Kelambu, cuaca diprakirakan berawan pada dini hari dan malam hari, sedangkan pagi hingga siang didominasi cerah berawan. Suhu udara berkisar 21–32 derajat Celsius, kelembapan 61–85 persen, dengan kecepatan angin 9–28 kilometer per jam.
Di kawasan wisata Senggigi, cuaca diprediksi berawan pada dini hari, pagi, siang, hingga malam hari. Suhu udara berkisar 21–32 derajat Celsius, kelembapan 61–85 persen, dan kecepatan angin mencapai 9–28 kilometer per jam.
BMKG mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk terus memantau informasi cuaca terbaru sebelum melakukan perjalanan. Selain memperhatikan prakiraan cuaca, pengunjung juga diminta mematuhi rambu keselamatan dan menghindari aktivitas di lokasi yang berpotensi membahayakan, baik di kawasan pantai maupun pegunungan.
(*)