TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Isu kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang sempat membayangi wilayah Kalimantan Utara, khususnya di Kabupaten Bulungan dan Kabupaten Nunukan, dipastikan tidak berdampak pada ketersediaan stok di Kabupaten Malinau.
Sebelumnya isu kelangkaan BBM bersubsidi jenis solar dan pertalite terpantau di beberapa daerah dalam 2 pekan terakhir. Kendati demikian, Pasokan Bahan Bakar Minyak di Kabupaten Malinau berada dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.
Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Kabupaten Malinau, Erly Sumiati, mengakui stok BBM jenis solar termasuk Pertalite masih mencukupi sampai saat ini.
"Untuk SPBU yang di Malinau Kota khususnya di Semoga Jaya dan Beringin serta yang di daerah Mentarang itu berjalan dengan lancar hingga saat ini," ujar Erly Sumiati, Kamis (6/10/2026).
Baca juga: Bupati Malinau Panggil 9 Pengelola SPBU, Antisipasi Kelangkaan BBM Jelang Imlek dan Puasa Ramadan
Untuk di wilayah Malinau Kota dan sekitarnya, suplai Bahan Bakar Minyak melalui SPBU dan mitra Pertamina terpantau masih beroperasi sebagaimana biasa.
Ada tiga sentra penyaluran BBM subsidi di perkotaan Malinau, meliputi SPBU Beringin di Malinau Kota, Semoga Jaya di Malinau Utara serta SPBU Hayati di Mentarang.
"Pesan saya kepada masyarakat, jangan panic buying karena kuota untuk Kabupaten Malinau ini masih mencukupi dan penyaluran hingga saat ini masih lancar," katanya.
Berdasarkan Data BPH Migas hingga 2026 tercatat ada 13 mitra penyalur BBM yang beroperasi untuk penyaluran Jenis BBM Tertentu (JBT) dan BBM Khusus Penugasan (JBKP).
Kuota reguler khususnya Pertalite dan Solar disebut masih mencukupi dan tersedia cukup hingga Agustus 2026 ino.
(*)
Penulis: Mohammad Supri