Penduduk Sulawesi Utara Bertambah 10.352 Jiwa: Manado Terbanyak, Disusul Minahasa
Isvara Savitri August 06, 2026 07:22 PM

 

TRIBUNMANADO.COM, MANADO – Jumlah penduduk Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mengalami peningkatan pada Semester I Tahun 2026. 

Berdasarkan data Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri yang dirilis pada 4 Agustus 2026, jumlah penduduk Sulut kini mencapai 2.675.552 jiwa.

Angka tersebut bertambah 10.352 jiwa dibandingkan Semester II Tahun 2025 yang tercatat sebanyak 2.665.200 jiwa.

Kepala Dinas Kependudukan, Pencatatan Sipil, dan Keluarga Berencana (Disdukcapil-KB) Provinsi Sulawesi Utara, Christodharma Sondakh, mengatakan peningkatan jumlah penduduk tersebut merupakan hasil pembaruan data administrasi kependudukan yang terus dilakukan secara berkelanjutan.

"Data kependudukan ini menjadi dasar yang sangat penting bagi pemerintah dalam menyusun berbagai kebijakan pembangunan, pelayanan publik, hingga perencanaan kebutuhan masyarakat di setiap daerah," ujar Christodharma, Kamis (6/8/2026).

Untuk itu, ia mendorong masyarakat agar tertib administrasi kependudukan sehingga data yang tersaji benar-benar akurat.

Berdasarkan data tersebut, dari total 2.675.552 jiwa penduduk Sulut, sebanyak 1.366.273 jiwa merupakan laki-laki dan 1.309.279 jiwa perempuan. 

LANSIA - Warga memadati nonton bareng Final Piala Dunia di Foodcourt Pasar Bersehati, Manado, Sulawesi Utara, Senin (23/7/2026) dini hari. Jumlah penduduk Manado yang tergolong lansia kini capai 67.758 jiwa atau 14,62 persen dari total penduduk ibu kota Provinsi Sulawesi Utara.
LANSIA - Warga memadati nonton bareng Final Piala Dunia di Foodcourt Pasar Bersehati, Manado, Sulawesi Utara, Senin (23/7/2026) dini hari. Jumlah penduduk Manado yang tergolong lansia kini capai 67.758 jiwa atau 14,62 persen dari total penduduk ibu kota Provinsi Sulawesi Utara. (Tribun Manado/Jumadi Mappanganro)

Dibandingkan semester sebelumnya, jumlah penduduk laki-laki bertambah 5.085 jiwa, sedangkan perempuan meningkat 5.267 jiwa atau secara keseluruhan naik sekitar 0,39 persen.

Kota Manado masih menjadi daerah dengan jumlah penduduk terbanyak di Sulawesi Utara, yakni 463.747 jiwa. 

Posisi berikutnya ditempati Kabupaten Minahasa dengan 335.828 jiwa, Kabupaten Bolaang Mongondow 260.721 jiwa, Kabupaten Minahasa Selatan 244.787 jiwa, dan Kabupaten Minahasa Utara 234.285 jiwa.

Sementara itu, Kabupaten Minahasa mencatat penambahan penduduk terbesar selama Semester I Tahun 2026, yakni 2.512 jiwa. Disusul Kabupaten Minahasa Utara bertambah 1.437 jiwa, Kota Manado 1.089 jiwa, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan 987 jiwa, serta Kabupaten Bolaang Mongondow 761 jiwa.

Di sisi lain, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) menjadi satu-satunya daerah yang mengalami penurunan jumlah penduduk secara signifikan.

Jumlah penduduk Sitaro turun dari 69.965 jiwa menjadi 68.897 jiwa, atau berkurang 1.068 jiwa.

Christodharma menjelaskan, penurunan tersebut berkaitan dengan relokasi masyarakat terdampak erupsi Gunung Ruang.

Baca juga: Harga Bahan Pokok Terkini di Pasar Tondano Minahasa Sulut, Turun Setelah Pengucapan Syukur

Baca juga: Gempa Bumi di Sumatera Utara Kamis 6 Agustus 2026, Info BMKG Kekuatan dan Lokasinya

"Masyarakat dari Desa Laingpatehi dan Desa Pumpente kini telah tercatat berdomisili di Desa Modisi, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, sehingga terjadi perubahan data kependudukan antardaerah," jelasnya.

Dinamika data kependudukan tidak hanya dipengaruhi oleh angka kelahiran dan kematian, tetapi juga perpindahan penduduk, termasuk relokasi akibat bencana alam.

Karena itu, ia menegaskan data SIAK Kemendagri akan terus menjadi acuan bagi pemerintah daerah dalam menyusun program pembangunan, pemerataan pelayanan administrasi kependudukan, penyediaan fasilitas dasar, hingga penyaluran berbagai program pemerintah yang disesuaikan dengan jumlah dan persebaran penduduk di setiap kabupaten dan kota di Sulawesi Utara.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.