Kami menyiagakan kekuatan penuh untuk mengantisipasi konvoi dan potensi kerumunan massa pasca pertandingan final nanti malam

Kota Bandung (ANTARA) - Kepolisian Resor Kota Besar Bandung menyiapkan 1.380 personel gabungan untuk mengantisipasi konvoi Bobotoh pascapertandingan final Piala Presiden 2026 antara Persib Bandung melawan Persebaya Surabaya yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis malam.

Kepala Bagian Operasi Polrestabes Bandung AKBP Asep Saepudin mengatakan personel gabungan tersebut disiagakan untuk mengantisipasi potensi konvoi kendaraan dan kerumunan massa seusai pertandingan agar situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

“Kami menyiagakan kekuatan penuh untuk mengantisipasi konvoi dan potensi kerumunan massa pasca pertandingan final nanti malam. Seluruh personel disebar di titik strategis agar situasi Kota Bandung tetap aman,” kata Asep di Bandung, Kamis.

Asep menjelaskan pengamanan difokuskan di seluruh wilayah hukum Polsek jajaran Polrestabes Bandung, dengan perhatian khusus di kawasan pusat kota, Jalan Ir. H. Djuanda (Dago), Jalan Sulanjana, serta sejumlah flyover yang kerap menjadi lokasi berkumpulnya masyarakat saat merayakan kemenangan tim sepak bola.

Menurut dia, dari total personel yang diterjunkan, sebanyak 1.005 personel berasal dari Polrestabes Bandung yang terdiri atas satuan fungsi operasional dan jajaran Polsek.

Selain itu, Polda Jawa Barat turut memberikan dukungan pengamanan dengan mengerahkan 137 personel gabungan dari Direktorat Samapta dan Satuan Brimob.

Ia mengimbau para pendukung Persib maupun masyarakat yang hendak merayakan hasil pertandingan agar tetap mematuhi aturan lalu lintas, tidak melakukan aksi yang membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Asep menambahkan tim patroli bergerak, seperti Tim Prabu dan tim perintis juga disiagakan untuk melakukan patroli, memberikan imbauan kepada masyarakat, hingga mengambil langkah cepat apabila terjadi gangguan keamanan dan ketertiban.

“Kami mengimbau para pendukung untuk tetap tertib dan merayakan hasil pertandingan secara bijak demi kebaikan bersama,” kata Asep.