BANJARMASINPOST.CO.ID- Siapa sosok diduga pemilik 955 senjata api di salah satu sekolah swasta kawasan Jakarta Selatan.
Heboh memang penemuan ratusan senjata tersebut sehingga sosok Indra Wargadalem (IWD) menjadi sorotan.
IW diketahui mantan ketua yayasan sekolah tersebut sejak 2021 dan diberhentikan pada 2026.
Belakangan IWD juga seorang advokat dan pernah menjadi sekjen Perbakin.
Baca juga: Kondisi Satu Buah Bangunan Lanting Kios Sembako di Daha Utara HSS Yang Terbakar Dini Hari
Baca juga: Nasib Pengendara Motor Ibu dan Anak yang Alami Kecelakaan di Asamasam Tala, Kena Benturan Keras
Sosok Indra Wargadalem (IWD) tengah menjadi sorotan lantaran dikaitkan dengan penemuan 995 senjata api (senpi) di sebuah sekolah swasta di Jakarta Selatan (Jaksel) pada 10-11 Juli 2026 lalu.
Pasalnya, Indra merupakan eks ketua yayasan dari sekolah tersebut.
Sementara, senpi itu ditemukan di sebuah ruangan yang pernah dipakai oleh dirinya saat masih aktif menjadi ketua yayasan.
Hal ini disampaikan oleh kuasa hukum pihak yayasan, Hermawanto.
"Hampir satu bulan yang lalu, kami menemukan ada 995 pucuk senjata. Di dalamnya ada senjata api, termasuk ada amunisi dan juga beberapa aksesoris senjata yang lain," ujarnya di Polres Metro Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2026).
Selain senpi, Hermawanto juga menyebut adanya amunisi saat penggeledahan dilakukan.
"Rinciannya meliputi ratusan air gun, air rifle, ribuan peluru mimis, serta satu pucuk yang diduga merupakan senjata api. Perkara itu masih dalam proses penyelidikan Kepolisian," ungkapnya.
Sementara, Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi Wibowo pun membenarkan terkait adanya laporan temuan tersebut.
Dia mengatakan laporan diterima pihaknya pada 15 Juli 2026 lalu.
"Benar Polres Metro Jakarta Selatan telah menerima laporan dari masyarakat terkait temuan senjata yang terdiri dari air gun dan senjata api yang tersimpan di salah satu ruangan di yayasan sekolah di Pondok Pinang, Kebayoran Lama," kata Joko kepada wartawan, Kamis (6/8/2026).
Joko menjelaskan bahwa sebelum diterimanya laporan tersebut, pihaknya sudah terlebih dahulu membuat Laporan Polisi Model A.
Dia menjelaskan kasus ini saat ini masih dalam proses penyelidikan.
Baca juga: Bocah 10 Tahun Tenggelam di Sungai Wisata Karatau HST, Diduga Saat Bermain Ban Dalam
"Terhadap perkara saat ini pada tahap penyelidikan," pungkasnya.
Lalu seperti apa sosok Indra Wargadalem? Berikut ulasannya.
Indra Wargadalem merupakan mantan ketua yayasan di salah satu sekolah swasta di Jakarta Selatan yang menjadi lokasi penemuan ratusan senpi.
Dikutip dari akun Facebook pribadinya, dia sempat menjadi ketua yayasan sekolah tersebut pada tahun 2021.
Menurut kuasa hukum yayasan sekolah, Hermawanto, Indra telah dipecat sejak April 2026 lalu.
Dia menyebut pemecatan terhadap Indra karena diduga kuat menyalahgunakan dana sekolah untuk membeli tanah atas nama istrinya.
"Jadi alasan dipecat itu adalah karena ditemukan adanya indikasi penyalahgunaan keuangan yayasan untuk kepentingan pribadi," jelas Hermawanto.
Selain itu, dia juga berprofesi sebagai advokat dan merupakan pendiri dari firma hukum Warens and Partners.
Dikutip dari laman Warens and Partners, firma hukum tersebut didirikan pada tahun 1990.
Indra pun pernah menjadi kuasa hukum beberapa korporasi seperti PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), PT Danareksa Sekuritas, Hoyer Gaslog, hingga Hudson Advisors Asia.
Tak cuma itu, dirinya juga pernah tercatat pernah menjadi Sekjen Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) periode 2010-2015. (Tribunnews.com/banjarmasinpost.co.id)