Persebaya Juara Piala Presiden 2026, Reza Arya Tampil Heroik di Adu Penalti
Muhammad Nursina Rasyidin August 07, 2026 12:23 AM

 

TRIBUNNEWS.COM - Persebaya Surabaya keluar sebagai juara Piala Presiden 2026 setelah mengalahkan Persib Bandung melalui adu penalti di Stadion kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali pada Kamis (6/8/2026) malam.

Kedua tim bermain sama kuat 1-1 selama waktu normal pertandingan ditambah 2x15 menit perpanjangan waktu.

Persebaya Surabaya membuka keunggulan lebih dulu melalui gol Ramadhan Sananta pada menit ke-20 setelah menyontek umpan Rachmat Irianto dari sisi kanan.

Namun, keunggulan tim berjuluk Bajol Ijo itu hanya bertahan empat menit karena gol Patricio Matricardi (24') yang memanfaatkan bola pantulan dari Uilliam Barros di kotak penalti.

Laga Persib vs Persebaya juga diwarnai dengan kartu merah Mariano Peralta karena melakukan tekel keras kepada Rivera.

Persebaya sukses mengalahkan Persib dengan skor 6-5 di adu penalti. Reza Arya tampil heroik dengan menepis dua penendang Persib Bandung, Uilliam Barros dan Hamra Hehanusa. Sementara satu algojo Persebaya yang gagal menjalankan tugasnya adalah Yuran Fernandes.

Kemenangan Persebaya tak lepas dari keputusan tegas Bernardo Tavares dengan memainkan Reza Arya di babak kedua menggantikan Ernando Ari.

Final Piala Presiden 2026 antara Persib Bandung vs Persebaya
Sejumlah pemain Persib dan Persebaya berebut bola di kotak penalti dalam pertandingan final Piala Presiden 2026 yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali pada Kamis (6/8/2026) malam.

Jalannya Pertandingan

Persib Bandung memulai pertandingan dengan mencoba mendominasi permainan.

Tim asuhan Igor Tolic itu mencoba memainkan bola dari kaki ke kaki dan tak terlalu terburu-buru untuk melepaskan umpan progresif ke lini depan.

Sementara itu Persebaya juga memiliki menunggu pada awal pertandingan.

Lima menit laga berjalan, Persebaya pun mencoba untuk meningkatkan pressingnya ke pertahanan Persib. Beberapa kali para pemain Persebaya berhasil merebut bola, namun belum mampu menembus pertahanan Persib.

Tempo pertandingan pun sedikit meningkat saat memasuki menit ke-10. Kedua tim pun saling berbalas saat melancarkan serangan belaik cepat.

Persebaya memiliki peluang shon on target pertama pada menit ke-15 melalui sontekan Yuran Fernandes setelah menerima umpan sepak pojok. Namun mudah saja ditangkap Teja Paku Alam.

Persebaya berhasil mencetak gol pada menit ke-20 melalui sepakan Ramadhan Sananta yang dimulai dari proses yang begitu ciamik.

Berawal dari umpan Risto Mitrevski yang mengirim umpan kepada Rachmat Irianto yang berlari bebas di sisi kanan, kemudian mengirim umpan ke kotak penalti, Ramadhan Sananta yang datang dari belakang sukses menyosor bola ke dalam gawang Persib.

Gol, Persebaya unggul 1-0.

Tertinggal satu gol, para pemain Persib pun mulai tersentak, Adam Alis dkk mencoba untuk meningkatkan intensitas serangan.

Di sisi lain, Persebaya langsung mengantisipasinya dengan menerapkan pertahanan low block membuat Persib kesulitan mengirim umpan ke lini depan.

Persib langsung menyamakan kedudukan pada menit ke-25 melalui sepakan Patricio Matricardi.

Uilliam Barros yang menerima umpan dari sepak pojok menanduk bola ke arah Matricardi, ia langsung melesakkan tembakan kaki kiri ke arah gawang Persebaya.

Gol, skor menjadi imbang 1-1.

Persib nyaris berbalik unggul pada menit ke-29 saat umpan tarik Adam Alis mampu di tap in Balsa Sekulic, namun masih mampu ditepis Ernando Ari.

Persebaya Surabaya mencoba memburu gol kedua untuk kembali unggul di sisa menit babak pertama tapi gagal berbuah hasil.

Hasil babak pertama Persib Bandung vs Persebaya Surabaya berakhir imbang 1-1.

Di awal babak kedua, Bernardo Tavares melakukan perubahan dengan menarik Ernando Ari dan memainkan Reza Arya. Sementara Igor Tolic menarik Ikwan Ali Tanamal dengan menurunkan Hamra Hehanusa.

Pada menit ke-55, Luciano Guaycochea tidak dapat melanjutkan pertandingan. Pemain asal Argentina tersebut tampak kesakitan di lapangan dan meninggalkan lapangan dengan keadaan yang tertatih-tatih didampingi tim medis.

Igor Tolic pun memainkan Dedi Kusnandar untuk menggantikan pemain yang kerap disapa Lucho tersebut.

Tensi pertandingan tak banyak mengalami perubahan, Persebaya mengandalkan serangan balik di sisi sayap, namun tidak efektif.

Dalam beberapa kesempatan, umpan-umpan silang para pemain Persebaya dapat diblok oleh pemain Persib.

Pada menit ke-70, Igor Tolic melakukan 3 pergantian pemain sekaligus, termasuk dengan memainkan Mariano Peralta guna menambah daya gedor Maung Bandung.

Sejauh ini, pemainan masih berjalan alot. Kedua tim sama-sama menembus area pertahanan lawan. Umpan-umpan yang dimainkan pemain kedua tim di lapangan sering mengalami kebuntuan karena tidak sampai ke rekannya.

Pada menit ke-83, Persebaya mendapat peluang dari skema bola mati tidak jauh dari kotak penalti Persib menyusul pelanggaran Adam Alis kepada Toni Firmansyah.

Peluang itu diambil oleh Risto Mitrevski. Namun sayang, bola tembakan Mitrevski melambung tipis di atas tiang gawang sisi kanan Persib Bandung.

Di sisa waktu pertandingan, upaya Persib untuk mencetak gol terbentur dengan pergerakan Balsa Sekulic yang dua kali terperangkap offside saat menerima umpan terobosan rekannya.

Hingga lima menit tambahan waktu babak kedua selesai, tidak ada gol yang tercipta dari kedua tim, dan pertandingan berlanjut ke perpanjangan waktu 2x15 menit.

Pada babak perpanjangan waktu, Persib harus bermain dengan 10 pemain menyusul kartu merah yang diterima Mariano Peralta setelah melakukan pelanggaran keras terhadap pemain Persebaya, Rivera.

Menariknya, sebelum peluit panjang dibunyikan, Persib melakukan perubahan dengan menarik Teja Paku Alam  dan memainkan Fitrah Ridwan untuk menghadapi babak penalti.

Di babak adu penalti, penendang pertama Persib, Uilliam Barros gagal menjalankan tugasnya karena berhasil ditepis oleh Reza ke sisi kiri.

Sementara penendang pertama Persebaya, Miguel Pereira berhasil menjalankan tugasnya.

Penendang kedua Persib, Matricardi sukses menceploskan bola ke gawang Persebaya meski dapat ditebak Reza. Sementara algojo Persebaya, Mitrevski dengan mudah menaklukan Fitrah.

Penendang ketiga Persib dan Persebaya, Ramon Tanque dan Yann Mabella juga sukses menjalankan tugasnya. Kedudukan sementara 3-2 untuk keunggulan Persebaya.

Kakang Rudianto dan Diego Ramalho berhasil mengecoh penjaga gawang lawannya untuk membuat keadaan 4-3.

Keadaan berbalik pada penendang terkahir. Julio Cesar membuat keadaan menjadi 4-4. Sementara penendang kelima Persebaya, Yuran Fernandes gagal menjalankan tugasnya karena mampu ditepis Fitrah Maulana.

Penendang keenam kedua tim, Dedi Kusnandar dan Jose Walber Amorim membuat keadaan semakin tegang karena berhasil mencetak gol untuk mengubah keadaan sama kuat 5-5.

Apes bagi Persib, tendangan penalti Hamra Hehanusa berhasil ditepis oleh Reza Arya.

Sedangkan algojo ketujuh Persebaya, Gledson Paixao sukses menjalankan tugasnya sekaligus memastikan timnya keluar sebagai juara Piala Presiden 2026.

Susunan Pemain

  • Persib Bandung (4-2-3-1)

Starter: Teja Paku Alam (GK); Patricio Matricardi, Gabriel Mutombo, Kakang Rudianto, Ikhwan Tanamal; Luciano Guaycochea, Gakuto Notsuda; Adam Alis, Uilliam Barros, Luka Menalo; Balsa Sekulic

Cadangan: Fitrah Maulana, Rhaka, Julio Cesar, Hamra Hehanussa, Faris, Rafi, Dedi Kusnandar, Nazriel, Athaya, Adzikry, Mariano Peralta, dan Ramon Tanque

Pelatih: Igor Tolic

  • Persebaya Surabaya (4-2-3-1)

Starter: Ernando Ari (GK); Catur Pamungkas, Walber Mota, Yuran Fernandes, Jefferson da Silva; Rachmat Irianto, Risto Mitrevski; Francisco Rivera, Malik Risaldi, Miguel Pereira; Ramadhan Sananta.

Cadangan: Reza Arya, Syahrul Lasinari, Alfredo Tata, Yusuf Meilana, Koko Ari, Toni Firmansyah, Diogo Ramalho, M. Ichsas, Gledson Paixao, Ricky Pratama, Dava Yunna, dan Yann Mabella

Pelatih: Bernardo Tavares

(Tribunnews.com/Sina, Hafidh Rizky Pratama)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.