Yaman Sekutu Iran Gagalkan Serangan Darat Arab Saudi, Mitra Utama AS di Timur Tengah Terpukul
Galuh Palupi August 07, 2026 10:04 AM

 

TRIBUNSTYLE.COM - Rencana serangan darat Arab Saudi dilaporkan gagal setelah pasukan Yaman yang bersekutu dengan Iran melancarkan operasi militer lebih dulu. 

Serangan tersebut disebut menghantam titik konsentrasi pasukan Saudi, sehingga mengganggu persiapan ofensif yang sebelumnya telah disusun oleh sekutu utama Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

Mengutip Al Mayadeen pada Jumat (7/8/2026), seorang sumber militer senior di Sanaa yang enggan disebutkan namanya menyatakan operasi dilakukan berdasarkan informasi intelijen yang telah dikumpulkan secara rinci.

Dengan dukungan data intelijen yang disebut akurat, pasukan Yaman melancarkan serangan terarah ke pusat konsentrasi militer Arab Saudi. 

Operasi tersebut diklaim berhasil memberikan tekanan besar terhadap pasukan Saudi dan mengacaukan kesiapan mereka di garis depan.

Sumber tersebut juga menyebut dampak serangan membuat pihak Saudi mengalami kebingungan di medan operasi. 

Baca juga: Anggaran Militer Besar, Trump Kerepotan Lawan Iran, Pengamat: AS Superpower Ternyata Cuma Persepsi

KONFLIK TIMUR TENGAH - Yaman gagalkan serangan darat Arab Saudi, sekutu utama AS di Timur Tengah itu dibut dapat pukulan telak (YouTube/Tribun Video)

Bahkan, otoritas Saudi dikabarkan menginstruksikan agar informasi mengenai jumlah korban tidak dipublikasikan sebagai upaya menjaga moral pasukan.

Menurut laporan, operasi yang dilakukan lebih dahulu oleh pasukan Yaman berhasil menggagalkan rencana serangan darat berskala besar yang sebelumnya telah dipersiapkan Arab Saudi.

Persiapan ofensif disebut telah terlihat melalui pengerahan pasukan dan sejumlah pertemuan perwira militer Saudi yang juga mendapat sorotan media internasional.

Serangan Yaman diklaim mampu menghambat pergerakan pasukan Saudi yang saat itu tengah mengumpulkan kekuatan untuk melancarkan operasi menuju wilayah yang disebut telah dibebaskan.

Di sisi lain, pihak Yaman kembali menegaskan sikapnya terhadap setiap peningkatan konflik. 

Mereka menyatakan akan menerapkan prinsip "blokade dibalas blokade dan eskalasi dibalas eskalasi" sebagai respons terhadap setiap tindakan yang dilakukan Arab Saudi.

Sementara itu, Dewan Politik Tertinggi Yaman menyambut keberhasilan operasi tersebut. 

Mereka menegaskan pasukan Yaman tetap berada dalam kondisi siap tempur untuk mempertahankan wilayah dan menghadapi setiap ancaman yang datang dari Arab Saudi.

Pasukan Yaman Hantam Target Krusial di Bandara Najran

Sebelumnya pada Selasa (4/8/2026), Yaman dilaporkan menyerang area sensitif di Bandara Najran, wilayah selatan Arab Saudi.

Baca juga: Perang Intelijen Memanas, Iran Klaim Lumpuhkan 21 Agen Mossad dan Sita Senjata Perang di Kerman

DRONE HOUTHI YAMAN - Angkatan Bersenjata Yaman melancarkan serangan drone presisi yang menyasar area sensitif di Bandara Najran, wilayah selatan Arab Saudi.
DRONE HOUTHI YAMAN - Angkatan Bersenjata Yaman melancarkan serangan drone presisi yang menyasar area sensitif di Bandara Najran, wilayah selatan Arab Saudi. (Tribun-video.com)

Aksi militer ini digencarkan sebagai respons tegas atas infiltrasi pesawat nirawak pengintai milik Arab Saudi yang menyusup ke wilayah udara Yaman.

Detik-detik ketegangan tersebut terekam dalam video yang beredar luas di media sosial, memperlihatkan momen saat drone tempur Yaman meluncur dan menghantam kawasan bandara.

Juru bicara militer Ansarallah, Brigadir Jenderal Yahya Saree, mengonfirmasi keberhasilan operasi udara tersebut. Ia menegaskan bahwa operasional drone tempur mereka berhasil mendarat tepat pada sasaran yang ditujukan di Bandara Najran.

Saree memberikan peringatan keras bahwa setiap bentuk pelanggaran terhadap kedaulatan udara Yaman tidak akan dibiarkan begitu saja dan bakal direspons dengan tindakan setimpal.

Bersamaan dengan serangan tersebut, Angkatan Bersenjata Yaman juga mempertegas komitmen mereka untuk terus menjalankan kebijakan blokade maritim terhadap jalur pelayaran Arab Saudi.

Pihak militer memperingatkan bahwa seluruh kapal berbendera Saudi yang melintas tetap berada dalam jangkauan target selama blokade tersebut masih berlaku. (Tribun Style/Tribun Video)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.