- Rusia dilaporkan diam-diam memasok pesawat tak berawak kepada Iran di tengah perang yang memanas dengan Amerika Serikat (AS).
Moskow mengirim drone serang sekali pakai seri Shahed yang telah ditingkatkan atau dimodifikasi.
Bahkan, Rusia disebut membantu Iran dalam penyerangannya terhadap fasilitas intelijen AS atau CIA di Timur Tengah.
Perlu diketahui, drone Shahed merupakan pesawat tak berawak buatan Iran.
Namun, drone tersebut dimodifikasi dan dikembangkan lebih lanjut di Rusia.
Moskow memberikan peningkatan pada sistem navigasi, komunikasi, dan ketahanan terhadap peperangan elektronik.
Bahkan, pengembangan drone Shahed oleh Rusia telah melalui pengujian tempur intensif selama tiga tahun di wilayah Ukraina.
Hal ini memungkinkan drone tersebut disempurnakan secara signifikan.
Modifikasi tersebut dilaporkan sangat signifikan karena pasukan AS dan sekutunya di Timur Tengah memiliki kemampuan pertahanan udara yang canggih.
Di sisi lain, AS mengendus keterlibatan Rusia dalam serangan Iran terhadap badan intelijen AS atau CIA di Timur Tengah.
Pasokan drone yang lebih canggih disebut akan melengkapi manfaat dukungan intelijen Rusia bagi pasukan Iran.
Hal ini juga dinilai menguntungkan Moskow karena meningkatkan tekanan terhadap militer negara-negara yang menjadi musuhnya di dunia Barat.