TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU – Polresta Mamuju masih terus melakukan pendalaman terkait dugaan keterlibatan seorang anggota DPRD Toraja Utara yang fotonya beredar berada di kawasan tambang emas ilegal di Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju.
Polisi hingga kini belum melakukan penangkapan terhadap anggota DPRD Toraja Utara tersebut karena masih mengumpulkan alat bukti dan melengkapi persyaratan formil dalam proses penyelidikan.
Baca juga: Diduga Terseret Kasus Tambang Emas Ilegal di Mamuju Status Hukum Anggota DPRD Toraja Utara Misterius
Baca juga: Pekan Depan Polisi Tampilkan Tersangka Kasus Tambang Emas Ilegal Kalumpang-Bonehau
Kasi Humas Polresta Mamuju, Iptu Herman Basir, mengatakan pihaknya masih bekerja mengumpulkan bukti-bukti yang diperlukan.
"Masih kumpulkan bukti dan kelengkapan formil," kata Iptu Herman Basir kepada Tribun-Sulbar.com, Jumat (7/8/2026).
Menurut Herman, penyidik masih mendalami keterkaitan antara keberadaan anggota DPRD Toraja Utara tersebut dengan aktivitas pertambangan emas ilegal yang sebelumnya diungkap aparat kepolisian.
Proses penyelidikan masih dilakukan dengan memeriksa sejumlah barang bukti, keterangan saksi, serta dokumen pendukung lainnya.
Polresta Mamuju menegaskan bahwa setiap langkah hukum yang diambil harus didasarkan pada alat bukti yang cukup sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Sebelumnya, foto seorang anggota DPRD Toraja Utara yang diduga berada di lokasi tambang emas ilegal sempat beredar dan menjadi sorotan publik.
Polresta Mamuju memastikan akan menyampaikan perkembangan kasus tersebut setelah seluruh alat bukti dan kelengkapan penyelidikan terpenuhi. (*)
Laporan wartawan Tribun-Sulbar.com, Baiq Sukma Widiawati