Kementerian Pendidikan Selandia Baru mengumumkan sembilan mata pelajaran (mapel) baru untuk siswa sekolah menengah. Sembilan mapel ini berbasiskan industri atau dunia kerja.
Mengutip laman resmi kementerian, tujuan pengadaan mapel baru ini adalah untuk mempersiapkan siswa dalam memasuki dunia magang atau kerja. Kemunculan mapel ini selaras dengan kebijakan kurikulum baru Selandia Baru.
Mapel-mapel ini sebelumnya telah dirumuskan oleh para pakar supaya relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini. Mapel dirancang sesuai dengan konteks dunia kerja dan berfokus pada keterampilan teknis.
Memangnya ada mapel baru apa saja?
Daftar Mata Pelajaran Baru Siswa Selandia Baru
Mapel-mapel baru ini nantinya tak cuma teori tapi juga akan dipelajari praktiknya juga. Berikut daftar mapelnya:
1. Applied intelligent systems: Sistem kecerdasan terapan 2. Construction and built environment: Konstruksi dan lingkungan binaan 3. Energy and infrastructure: Energi dan infrastruktur 4. Engineering technology: Teknologi rekayasa 5. Food and fibre systems: Sistem pangan dan serat (sektor pertanian & bahan baku) 6. Health services and care: Layanan dan perawatan kesehatan 7. Hospitality food and beverage: Perhotelan serta makanan dan minuman 8. Next-gen manufacturing: Manufaktur generasi berikutnya (manufaktur masa depan) 9. Tourism: Pariwisata.
Siswa Ditargetkan Dapat Kerja pada 2031
Perencanaan ini memiliki target jangka panjang. Berikut linimasa yang ditargetkan Kementerian Pendidikan Selandia Baru:
- 2026-2027: Dewan Keterampilan Industri/Industry Skills Boards (ISB) mengembangkan mata pelajaran baru dengan masukan industri dan konsultasi publik.
- 2027: Perancangan sistem penilaian (asesmen)
- 2028: Uji coba (pilot) dan transisi
- 2029: Siswa tahun 12 mulai dapat mengambil mata pelajaran baru.
- 2030: Siswa tahun 13 mulai dapat mengambil mata pelajaran baru.
- 2031: Lulusan sekolah memasuki dunia kerja/kuliah dengan bekal keterampilan industri yang relevan.





