Kesadaran Warga Meningkat, Akses Vaksin Anti Rabies di Puskesmas Maurole Ende Terus Ramai
Nofri Fuka August 07, 2026 06:47 PM

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Albert Aquinaldo

TRIBUNFLORES.COM, ENDE – Kesadaran masyarakat Kabupaten Ende, khususnya wilayah utara, terhadap pencegahan penyakit rabies terus meningkat. Hal ini terlihat dari tingginya antusias warga yang mendatangi Puskesmas Maurole, Kecamatan Maurole, untuk mendapatkan Vaksin Anti Rabies (VAR).

Puskesmas Maurole menjadi salah satu rabies center di Kabupaten Ende yang melayani pemberian VAR bagi masyarakat yang mengalami gigitan anjing maupun Hewan Penular Rabies (HPR) lainnya.

Sejak ditetapkan sebagai pusat layanan rabies, Puskesmas Maurole terus menerima kunjungan warga yang membutuhkan vaksin sebagai langkah pencegahan terhadap risiko penyakit rabies.

Pengelola Surveilans Puskesmas Maurole, Benyamin Pale Raja, mengatakan pelayanan VAR telah berjalan sejak tahun lalu dan hingga kini masih aktif dimanfaatkan masyarakat.

 

Baca juga: Lampu Merah Diabaikan, Banyak Pengendara Motor di Ende Tertib Hanya Saat Ada Petugas

 

 

 

"Kami Puskesmas Maurole menjadi salah satu puskesmas rabies center untuk Kabupaten Ende, sehingga kami melayani pemberian VAR. Pelayanan ini sudah berjalan sejak tahun lalu," ujar Benyamin saat ditemui, Jumat (7/8/2026).

Menurutnya, masyarakat dari berbagai wilayah di bagian utara Kabupaten Ende rutin mengakses layanan vaksin tersebut. Tingginya kebutuhan masyarakat juga didukung dengan ketersediaan stok VAR yang masih aman.

"Antusias masyarakat sudah tinggi. Stok VAR saat ini masih aman. Kalau ada keterlambatan biasanya hanya karena menunggu proses pengiriman vaksin dari provinsi ke kabupaten," jelasnya.

Benyamin menambahkan, peningkatan kunjungan warga juga menunjukkan adanya perubahan positif dalam kesadaran masyarakat terhadap bahaya rabies.

Sejak 2024 hingga sekarang, semakin banyak warga yang melaporkan kasus gigitan dan segera mencari pertolongan medis. Bahkan, sebagian warga tetap datang ke puskesmas meski kejadian gigitan sudah berlangsung beberapa waktu sebelumnya.

"Kadang ada kasus gigitan yang sudah terjadi satu atau dua bulan lalu, tetapi mereka tetap datang meminta vaksin. Ini menunjukkan kesadaran masyarakat sudah semakin tinggi," ungkapnya.

Pihak Puskesmas Maurole terus mengimbau masyarakat agar segera mendapatkan penanganan medis apabila mengalami gigitan anjing atau hewan yang berpotensi menularkan rabies, karena pemberian VAR menjadi salah satu langkah penting untuk mencegah penyakit tersebut. (Bet)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.