Ketua PCNU Kulon Progo Tegaskan Tak Ada Arah Dukungan Meski Sempat Didekati Sejumlah Kandidat
Yoseph Hary W August 07, 2026 11:01 PM

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Pembahasan soal calon Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU) kini kian santer di publik. Sejumlah nama pun telah muncul, di mana telah mengerucut pada 2 nama yang potensial menjadi punggawa baru untuk NU.

Dua nama yang kini semakin menguat sebagai kandidat Ketum PBNU adalah Kyai Haji (KH) Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya dan KH Nasaruddin Umar. Gus Yahya merupakan Ketum PBNU saat ini (incumbent), sedangkan KH Nasaruddin Umar saat ini menjabat sebagai Menteri Agama RI.

Sama-sama punya kapabilitas 

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kulon Progo, Luqman Arifin Fathul Huda mengatakan 2 nama merupakan kader dan tokoh dari NU.

"Keduanya dinilai punya kapabilitas untuk memimpin PBNU ke depan," kata pria yang akrab disapa Gus Luqman ini saat dihubungi pada Jumat (07/08/2026).

Ia sebelumnya menyampaikan bahwa PCNU Kulon Progo telah melakukan pembahasan internal berkaitan dengan kandidat Ketum PBNU. Namun ia menyatakan belum ada pembahasan yang mengarah pada salah satu kandidat mana pun.

Tidak ada arahan

Gus Luqman juga menyatakan bahwa tidak ada arahan dari PBNU berkaitan dengan kandidat Ketum PBNU yang baru. Meski ia tak menampik bahwa sudah ada pendekatan dari kubu kandidat yang akan dicalonkan.

"Sudah ada pendekatan dari beberapa kandidat ke PCNU Kulon Progo," ungkapnya.

Gus Luqman juga memastikan tidak ada upaya mobilisasi warga NU di Kulon Progo untuk mendukung kandidat tertentu dalam pencalonan Ketum PBNU. Saat ini ada lebih dari 45 ribu warga NU di Kulon Progo.

Sebelumnya ada 5 nama yang menjadi kandidat untuk Ketum PBNU. Mereka dinilai sudah layak untuk memimpin NU ke depan, sesuai dengan kriteria kepemimpinan yang dibutuhkan NU saat ini terutama dalam menghadapi dinamika di masyarakat.

"Yang dibutuhkan NU saat ini menurut kami adalah sosok yang berpandangan egaliter dalam menata organisasi, baik dari sisi kemandirian, moderasi, manajerial, maupun kedekatan dengan semua pesantren," jelas Gus Luqman.(alx)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.