TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Akademi Utamasia sukses menorehkan prestasi dengan meraih gelar juara Piala Soeratin U-15 Kota Medan 2026. Kepastian itu diraih setelah Utamasia mengalahkan Gumarang FC dengan skor 2-0 pada partai final yang berlangsung di Lapangan Korpasgat, Kota Medan, Selasa (4/8).
Gelar tersebut menjadi trofi perdana Akademi Utamasia sejak mengikuti ajang Piala Soeratin U-15 Kota Medan. Keberhasilan itu sekaligus menjadi buah dari proses pembinaan yang telah dilakukan secara bertahap selama beberapa tahun terakhir.
Founder sekaligus Pelatih Akademi Utamasia, Donny Fernando Siregar, mengatakan keberhasilan tersebut memang menjadi target utama tim sejak awal kompetisi bergulir. Menurutnya, skuad U-15 telah dipersiapkan secara khusus selama dua tahun terakhir agar mampu bersaing di ajang bergengsi kelompok umur tersebut.
"Sesuai target awal kami. Tim U-15 ini memang sudah kami sempurnakan dalam dua tahun terakhir. Sebelum mengikuti Piala Soeratin, skuad ini juga sudah kami ikutkan di kompetisi U-16 di TGM agar mereka mendapat pengalaman menghadapi lawan yang lebih matang. Jadi memang persiapannya sudah kami lakukan sejak jauh hari," ujar Donny kepada Tribun Medan melalui seluler, Kamis (6/8).
Mantan pemain PSMS Medan itu menilai gelar juara tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh elemen tim, mulai dari jajaran pelatih hingga para pemain yang menjalani program latihan dengan disiplin. "Kami bisa juara karena hasil kerja keras selama ini. Pelatih dan pemain sama-sama mempersiapkan tim dengan sangat serius. Anak-anak punya semangat besar untuk menjadi juara dan mereka mampu menjalankan semua rencana taktik yang kami susun selama latihan. Apa yang dipelajari saat latihan berhasil mereka terapkan di pertandingan hingga akhirnya bisa memenangkan final," katanya.
Meski puas dengan pencapaian anak asuhnya, Donny mengaku masih menemukan sejumlah kekurangan yang harus segera dibenahi sebelum menghadapi putaran regional Provinsi Sumatera utara.
Menurutnya, padatnya jadwal pertandingan dan kedalaman skuad yang belum merata menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan. "Dari segi permainan saya cukup puas, tetapi masih ada beberapa sektor yang harus dievaluasi. Setelah menjadi juara kami langsung melakukan seleksi untuk menambah pemain di beberapa posisi," ungkapnya.
Ia menjelaskan sektor pertahanan, khususnya sisi kanan, masih kerap menjadi celah yang dimanfaatkan lawan. Selain itu, lini depan juga dinilai masih membutuhkan tambahan pemain berkualitas, terutama di posisi penyerang dan sayap.
Baca juga: PSMS Medan Putuskan Coret Empat Pemain Asing Trial
"Sektor yang paling membutuhkan tambahan adalah pertahanan, terutama bek kanan yang beberapa kali mudah dilewati lawan. Lalu yang paling vital adalah posisi penyerang dan pemain sayap. Untuk lini tengah, kami hanya perlu menambah kedalaman skuad agar ketika pemain inti cedera atau tidak tampil maksimal, pemain pengganti tetap bisa mengimbangi," jelasnya.
Lebih lanjut, Donny mengaku bangga dengan perkembangan Akademi Utamasia U-15 selama tiga tahun berpartisipasi di Piala Soeratin Kota Medan.
Jika pada dua edisi sebelumnya tim masih mengandalkan sejumlah pemain dari luar akademi untuk melengkapi komposisi skuad karena keterbatasan pemain binaan, musim ini seluruh pemain yang memperkuat Utamasia merupakan hasil pembinaan internal.
Pemain Binaan Sendiri
MENARIKNYA, dengan mengandalkan sepenuhnya para pemain binaan sendiri, Akademi Utamasia justru berhasil mencatatkan sejarah dengan meraih gelar juara Piala Soeratin U-15 Kota Medan 2026.
"Kalau tiga tahun lalu kami masih banyak memakai pemain dari luar karena anak didik kami masih sedikit. Tahun kedua juga masih campuran. Nah, tahun ini seluruh pemain adalah anak didik kami sendiri dari Medan dan Deli Serdang. Ini menjadi kebanggaan tersendiri karena hasil pembinaan mulai terlihat," ujarnya.
Usai menjuarai tingkat Kota Medan, Akademi Utamasia kini bersiap menghadapi putaran regional Provinsi Sumatera Utara. Donny menyadari persaingan akan semakin berat karena harus menghadapi wakil-wakil terbaik dari berbagai daerah.
Karena itu, ia berencana kembali melakukan seleksi pemain guna memperkuat skuad demi mewujudkan target lolos hingga putaran nasional. "Di tingkat provinsi nanti tentu lawannya lebih kuat. Kami akan mempersiapkan tim sebaik mungkin dan melakukan seleksi untuk menambah pemain di sektor yang masih kurang. Target kami jelas, ingin lolos dari regional dan menjadi wakil Sumatera Utara di putaran nasional," pungkasnya. (cr29/Tribun-Medan.com)