"Saya tidak ingin pergi" - Nico Gonzalez menepis rumor hengkang dari Manchester City
Hendra Wijaya August 08, 2026 03:30 AM

Gelandang Manchester City, Nico Gonzalez, menolak spekulasi soal kemungkinan hengkang pada musim panas ini dengan menegaskan bahwa ia bahagia di klub dan bertekad untuk bertahan. Meski sempat kehilangan tempat pada paruh kedua musim lalu di tengah rumor perombakan lini tengah, pemain berusia 24 tahun itu menyatakan keyakinannya bahwa jajaran petinggi klub ingin dirinya tetap berada di Stadion Etihad.

Pemain asal Spanyol itu kembali menegaskan komitmennya untuk tetap bersama City pada musim panas ini di tengah meningkatnya kabar yang mengaitkannya dengan pintu keluar. Pemain Spanyol berusia 24 tahun tersebut bergabung dari Porto pada Februari 2025 dengan kontrak berdurasi empat setengah tahun dan sejauh ini telah mencatatkan 58 penampilan untuk The Citizens. Walaupun ia tampil 41 kali musim lalu dengan 28 di antaranya sebagai starter, menit bermainnya menurun setelah ia tampak tidak lagi menjadi pilihan utama Pep Guardiola pada paruh kedua musim 2025-26.

Saat menanggapi rumor kepergiannya dari Stadion Etihad, Nico menegaskan bahwa ia merasa nyaman di City dan yakin pihak klub tidak berniat menjualnya. Kepada para wartawan, ia mengatakan: "Saya bahagia di sini. Saya tidak ingin pergi, dan saya pikir klub ingin saya bertahan. Saya tidak melihat apa pun, tetapi saya bahagia di sini.

"Saya tidak berpikir ada pemain yang posisinya terjamin untuk semua pertandingan. Semua orang harus bekerja keras. Kami adalah salah satu tim terbaik di dunia, dan jelas ada persaingan di setiap posisi. Itulah yang membuat kami berada di posisi seperti sekarang, memenangi begitu banyak Liga Primer dan bersaing untuk segalanya."

Spekulasi mengenai perombakan lini tengah City semakin menguat di tengah kabar ketertarikan Barcelona kepada Rodri, serta potensi kepindahan Mateo Kovacic dan Tijjani Reijnders.

Meski lebih sering berada di bangku cadangan setelah Januari dan tidak masuk skuad final Piala FA, Nico menolak larut dalam persoalan rotasi tim. Ia memilih menyoroti kontribusinya, termasuk gol kemenangan penting yang ia cetak pada laga semifinal melawan Bournemouth.

Nico menambahkan: "Saya tidak berpikir itu sulit bagi saya. Saat saya bermain, saya pikir saya melakukan pekerjaan yang sangat bagus. Contoh yang baik adalah semifinal Piala FA ketika saya memainkan pertandingan yang bagus. Setiap kesempatan yang saya dapatkan, saya mencoba memberikan yang terbaik.

"Final Piala FA, saya tidak masuk, tetapi kami menang, jadi itu adalah hari yang luar biasa bagi saya. Jika kami menang, saya bahagia. Mimpi saya adalah memenangi trofi. Jika saya tidak memainkan satu pun pertandingan, dan kami memenangi Liga Champions tahun depan, saya akan sangat bahagia," tegasnya.

Kini Nico menghadapi persaingan ketat untuk mengamankan tempat sebagai starter di lini tengah City sepanjang pramusim dan pada pekan-pekan awal musim mendatang. Petinggi klub diyakini ingin mempertahankannya sebagai opsi rotasi yang berharga di tengah ketidakpastian yang masih menyelimuti masa depan jangka panjang beberapa figur senior. Tantangan terdekatnya adalah membuktikan kualitasnya menjelang laga pembuka Liga Primer Manchester City melawan Bournemouth pada 23 Agustus.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.