Dipukul Pakai Celurit, Karyawati Swasta di Probolinggo Jadi Korban Begal saat Berangkat Kerja
Rendy Nicko Ramandha August 08, 2026 04:57 AM

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, PROBOLINGGO - Pembegalan terhadap seorang perempuan kembali terjadi di wilayah hukum Polres Probolinggo. Dalam kejadian ini korban tidak mengalami luka serius, hanya sepeda motornya dibawa kabur para pelaku.

Pembegalan kali ini dialami Hidayati (35) karyawan swasta asal Desa Klenang Lor, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, pada Jum'at (7/8/2026) sekitar pukul 5.15 WIB.

Korban dibegal saat melintas di jalan raya perbatasan antara Desa Pikatan dan Desa Randupitu, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo. Saat itu korban hendak menuju ke tempat kerjanya.

Kasi Humas Polres Probolinggo, Ipda Widy Purwa Apriyantoro mengatakan, keterangan awal saat dalam perjalanan menuju tempat kerjanya, korban diduga dipepet oleh beberapa orang yang tidak dikenal dengan menggunakan sepeda motor jenis matic.

Baca juga: Bupati Lumajang Perpanjang Kebijakan WFH ASN Hingga September: Hemat Anggaran Rp 467 juta Perbulan

"Kemudian salah seorang pelaku memukul bagian helm korban menggunakan senjata tajam jenis celurit hingga korban terjatuh bersama sepeda motornya," kata Ipda Widy.

"Selanjutnya para pelaku mengambil sepeda motor milik korban. Setelah itu para pelaku melarikan diri ke arah utara," imbuhnya. 

Dalam kondisi shock, lanjut Ipda Widy, korban lalu mendapatkan pertolongan dari pengendara lain yang kebetulan juga melintas dan selanjutnya dibawa ke Polsek Gending untuk melaporkan kejadian tersebut.

"Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian materiil yang diperkirakan sekitar Rp8,5 juta. Untuk kondisi korban saat ini masih dilakukan pendalaman dan pendampingan oleh petugas," ujar Ipda Widy.

Setelah menerima laporan, petugas Polsek Gending langsung mendatangi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan serta melakukan pengecekan CCTV di sekitar lokasi kejadian.

"Petugas dari Polsek Gending juga berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Probolinggo dan jajaran untuk melakukan serangkaian tindakan penyelidikan guna mengungkap identitas serta keberadaan para pelaku," terangnya.

Saat ini, menurut Ipda Widy, kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan dan masyarakat diminta untuk tetap waspada khususnya saat beraktivitas pada pagi hari.

"Juga segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui informasi yang berkaitan dengan kejadian tersebut. Perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan setelah terdapat hasil penyelidikan," pungkasnya.

(Ahsan Faradisi/TribunJatimTimur.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.