Api Hanguskan Setengah Gedung Bapenda Jakarta, Proses Pemadaman Butuh Waktu 4,5 Jam
Wahyu Aji August 08, 2026 06:34 AM

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Kebakaran hebat melanda Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Petojo Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (7/8/2026) malam.

Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta Bayu Meghantara mengatakan, api sudah berhasil dilokalisir usai operasi pemadaman sekitar 4,5 jam.

Menurutnya, proses pemadaman membutuhkan waktu karena sulitnya akses menuju titik api yang berada di lantai 11 hingga lantai 16 gedung tersebut.

Selain itu, petugas harus menerapkan strategi dengan memblokade jalur perambatan api di lantai 10 terlebih dahulu agar kobaran tidak merembet ke lantai bawah.

"Memang tadi agak lama karena anggota kami bertahan di lantai 10 untuk memastikan tidak ada perambatan. Jadi kebakaran terjadi dari lantai 11 sampai dengan lantai 16, sementara itu," ucap Bayu.

Evakuasi seorang pekerja

Di tengah proses pemadaman yang berlangsung dramatis hingga dini hari, petugas gabungan dari Dinas Gulkarmat, BPBD, dan PMI berhasil mengevakuasi seorang pekerja pria dari lantai 15 sekitar pukul 01.35 WIB.

Korban sempat terjebak di dalam gedung saat api dan asap tebal mengepul hingga lantai teratas.

"Alhamdulillah tadi kami berhasil mengevakuasi satu orang pekerja sepertinya, itu dari lantai 15. Tadi saya cek juga di saturasinya sepertinya aman, mudah-mudahan tidak ada apa-apa," ujar Bayu di lokasi kejadian.

Korban langsung diberikan bantuan pernapasan menggunakan tabung oksigen sebelum dirujuk ke rumah sakit terdekat untuk penanganan medis lebih lanjut.

Bayu menambahkan bahwa gedung tersebut difungsikan sebagai area perkantoran beberapa instansi Pemprov DKI, seperti Bapenda dan Badan Pengelola Aset Daerah (BPAD).

Polisi Periksa 10 Saksi dan Dalami Dugaan Titik Api

Guna mengusut tuntas penyebab kebakaran, Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat bergerak cepat dengan meminta keterangan dari sejumah pihak.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung, menyatakan bahwa hingga Sabtu dini hari, sebanyak 10 orang saksi telah diperiksa di lokasi kejadian.

Saksi-saksi yang diperiksa meliputi orang-orang di sekitar lokasi gedung serta pegawai dan pekerja yang berada di dalam bangunan saat kebakaran pecah.

"Tentu kurang lebih saat ini baik dari interview langsung di lapangan sejumlah 10 orang," kata Reynold.

Berdasarkan informasi awal dari saksi di lapangan, titik api diduga pertama kali muncul dari lantai 11 gedung yang saat itu sedang menjalani aktivitas renovasi.

Kendati demikian, pihak kepolisian belum dapat menyimpulkan penyebab pasti maupun keterkaitan pekerja yang dievakuasi dari lantai 15 dengan proyek renovasi tersebut.

"Kami masih akan memastikan. Tadi ada yang menyampaikan berawal dari lantai 11, di mana di lantai 11 itu sedang melakukan renovasi. Kami masih melakukan pendalaman, baik narasumber ataupun sumber informasi yang menyampaikan," kata Reynold.

Baca juga: UPDATE Kebakaran Gedung Bapenda DKI: Api Membesar di Lantai Paling Atas, Puing Berjatuhan

Pihak kepolisian menegaskan bahwa olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) bersama tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri baru akan dilaksanakan setelah seluruh proses pemadaman dan pendinginan gedung dinyatakan selesai sepenuhnya oleh petugas pemadam kebakaran.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.