TRIBUNNEWS.COM - Ketua PSSI Erick Thohir memberikan respons setelah Timnas Indonesia gagal melangkah ke semifinal ASEAN Championship atau Piala AFF 2026.
Timnas Indonesia bermain imbang 1-1 melawan Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026) malam.
Hasil itu membuat Indonesia hanya bisa finis di posisi tiga fase grup dengan tujuh poin setelah dua kemenangan, satu imbang dan satu kekalahan.
Poin Indonesia masih di bawah Vietnam (10 poin) dan Singapura (8 poin) yang dua kali menang dan dua kali imbang.
Kegagalan ini juga memperpanjang catatan kurang baik Indonesia di Piala AFF selain catatan utama yang belum pernah mengangkat trofi.
Garuda untuk keenam kalinya dalam sejarah gagal melewati fase grup. Sebelumnya, Indonesia mengalami nasib serupa pada 2007, 2012, 2014, 2018, dan 2024.
Yang menjadi sorotan, kegagalan di fase grup kembali terjadi dalam dua edisi berturut-turut.
Skenario tersebut sebelumnya terjadi pada 2012 dan 2014. Kini, catatan serupa kembali terulang pada 2024 dan 2026.
Hasil tersebut tentu menjadi pekerjaan rumah bagi PSSI dan tim kepelatihan yang dipimpin John Herdman.
Baca juga: Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026, Era John Herdman Diwarnai Rekor Buruk Bagi Timnas Indonesia
Menyikapi kegagalan Timnas Indonesia kali ini, ketua PSSI Erick Thohir menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemain, pelatih, dan ofisial yang telah berjuang sepanjang turnamen.
Di sisi lain, ia memastikan kegagalan Indonesia akan menjadi bahan evaluasi untuk menghadapi sejumlah agenda penting berikutnya.
Hal tersebut disampaikan Erick melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @erickthohir.
"Terima kasih untuk seluruh pemain, pelatih dan ofisial Timnas Indonesia yang telah berjuang di ASEAN Championship 2026," bukanya.
Erick kemudian menegaskan bahwa PSSI akan melakukan evaluasi terhadap hasil yang diraih skuad Garuda.
"Kami akan melakukan evaluasi terhadap hasil di ASEAN Championship 2026 agar Timnas Indonesia lebih siap untuk menghadapi sejumlah turnamen penting ke depan," kata dia.
Pernyataan Erick Thohir mengenai evaluasi menunjukkan bahwa PSSI tidak ingin hasil di Piala AFF 2026 berlalu begitu saja.
Namun, setelah kegagalan di Piala AFF 2026, publik tentu menantikan seperti apa langkah konkret PSSI dalam membenahi Timnas Indonesia untuk menghadapi tantangan berikutnya.
Piala AFF berikutnya dijadwalkan berlangsung pada 2028 karena turnamen tersebut digelar setiap dua tahun.
Bagi Indonesia, penantian tersebut terasa semakin panjang karena sampai sekarang Garuda belum pernah menjadi juara Piala AFF.
Disisi lain, evaluasi juga menjadi penting bagi John Herdman dan staf kepelatihannya.
Pelatih asal Inggris tersebut harus memastikan skuad Garuda mampu mengambil pelajaran dari kegagalan ini.
Pasalnya, Indonesia tidak memiliki banyak waktu untuk berbenah sebelum menghadapi agenda-agenda berikutnya.
Dalam waktu dekat, Indonesia akan dihadapkan dengan pertandingan yang tak kalah penting seperti FIFA Asean Cup dan Asian Games 2026 pada September nanti.
(Tribunnews.com/Tio)