Oleh : RP John Lewar SVD
Biara Soverdi St. Josef Freinademetz
STM Nenuk Atambua Timor
POS-KUPANG.COM- Renungan Harian Katolik Hari Sabtu Biasa Pekan XVIII- 8 Agustus 2026 Perayaan Wajib St. Dominikus dari RP John Lewar SVD berjudul "Iman Kecil Yang Percaya Sepenuhnya".
Renungan Harian Katolik dari RP John Lewar SVD merujuk pada Bacaan I : Habakuk 1:12; 2:4; Mazmur 9:8-13; Matius 17:14-20, Warna Liturgi: Putih.
Kisah Nyata
Di sebuah desa kecil, seorang ibu membawa anaknya yang sering sakit kepada seorang pastor tua. Ia telah mencoba banyak pengobatan, tetapi belum ada perubahan berarti. Dengan mata berkaca-kaca ia berkata, “Romo, saya tidak punya banyak kekuatan lagi, tetapi saya masih percaya Tuhan tidak meninggalkan kami.”
Pastor itu tidak memberikan janji mukjizat besar. Ia hanya mengajak ibu itu berdoa sederhana setiap hari dan tetap berharap kepada Tuhan.
Beberapa waktu kemudian, kondisi anak itu perlahan membaik. Sang ibu berkata, “Yang paling berubah bukan hanya anak saya, tetapi hati saya. Saya belajar bahwa iman bukan soal melihat hasil seketika, melainkan tetap percaya walau belum mengerti jalan Tuhan.”
Pengalaman ini mengingatkan kita bahwa iman yang tampak kecil di mata manusia dapat menjadi kekuatan besar ketika diserahkan sepenuhnya kepada Tuhan.
Hari ini kita merayakan Pesta Santu Dominikus. Perayaan Wajib St. Dominikus mengajak kita melihat hubungan erat antara iman, pewartaan, dan ketekunan dalam mencari Tuhan. St. Dominikus dikenal sebagai pendiri Ordo Pewarta (Ordo Dominikan).
Ia tidak hanya cerdas dalam berbicara tentang Tuhan, tetapi terlebih dahulu hidup dekat dengan Tuhan melalui doa dan iman yang teguh. Dalam bacaan pertama, Nabi Habakuk bergumul dengan keadaan yang tampaknya tidak adil.
Namun Tuhan memberikan jawaban yang sangat penting: “Orang benar akan hidup oleh percayanya.” (Hab 2:4). Kalimat ini menjadi dasar hidup rohani: orang benar bukan hidup karena segala persoalannya selesai, tetapi karena ia tetap percaya kepada Allah.
Mazmur hari ini menegaskan bahwa Tuhan adalah benteng bagi orang yang tertindas. Tuhan tidak melupakan orang yang berharap kepada-Nya. Ketika manusia merasa lemah, Tuhan tetap memegang hidupnya.
Dalam Injil Matius, seorang ayah memohon Yesus menyembuhkan anaknya yang menderita. Para murid tidak berhasil mengusir roh jahat itu. Yesus kemudian berkata: “Sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja...” (Mat 17:20).
Yesus tidak menuntut iman yang besar menurut ukuran manusia. Ia menghendaki iman yang hidup, iman yang bersandar pada kuasa Allah, bukan pada kemampuan diri sendiri.
St. Dominikus memberi teladan tentang iman seperti itu. Di tengah banyak tantangan Gereja pada zamannya, ia tidak putus asa. Ia berdoa, belajar, mewartakan kebenaran, dan percaya bahwa Sabda Allah memiliki kuasa untuk mengubah hati manusia.
Sering kali kita merasa iman kita kecil: mudah khawatir, mudah menyerah, mudah kecewa ketika doa belum terjawab. Sabda Tuhan hari ini menghibur kita: iman kecil yang terus melekat pada Tuhan lebih berharga daripada keyakinan besar yang hanya mengandalkan diri sendiri.
Pesan untuk Hidup Hari Ini
Pertama, Jangan malu mengakui kelemahan iman kita; bawalah itu kepada Yesus. Kedua, Tetaplah berdoa walau jawaban Tuhan belum terlihat. Ketiga, Belajarlah seperti St. Dominikus: mencintai Sabda Allah dan mewartakannya dengan hidup yang baik. Keempat, Percayalah bahwa Tuhan dapat bekerja melalui hal-hal kecil yang kita
lakukan dengan setia.
Doa Penutup
Tuhan Yesus, sering kali iman kami goyah ketika menghadapi persoalan hidup. Ajarlah kami percaya seperti biji sesawi yang kecil namun hidup dan bertumbuh.
Melalui teladan St. Dominikus, semoga kami tekun berdoa, mencintai Sabda-Mu, dan berani mewartakan
kebenaran dengan kasih. Kuatkanlah hati kami agar tetap berharap kepada-Mu dalam segala keadaan. Sebab Engkaulah Tuhan dan Penolong kami, kini dan sepanjang masa...Amin.(*)