Oleh : Pater Frans Funan Banusu SVD
POS-KUPANG.COM- Renungan Harian Katolik Hari Sabtu Biasa Pekan XVIII- 8 Agustus 2026 peringatan Wajib Santo Dominikus Imam dan Pendiri Ordo Pengkotbah berjudul "Momok Iman Dalam Melakukan Hal Ajaib".
Renungan Harian Katolik dari Pater Frans Funan Banusu SVD merujuk pada Bacaan I : (Hab. 1:12 - 2:4; Mzm. 9:8-9.10-11.12-13; Mat. 17:14-20).
"Dengan keras Yesus menegur roh jahat itu lalu keluarlah ia dari padanya, dan anak itu sembuh seketika itu juga." (Mat. 17:18).
Kuasa Ilahi Yesus telah dibagikan cuma-cuma kepada murid-murid-Nya. Mereka pun telah menggunakan kuasa itu saat mereka diutus untuk bermisi.
Kecenderungan untuk percaya diri sendiri, mengandalkan kekuatan diri saja menjadi penyebab utama ketidakpercayaan pada kuasa Ilahi Tuhan yang diterima. Hal inilah yang membuat mereka kandas mengeksekusi roh jahat yang menyebabkan anak itu sakit ayan.
Menurut pengakuan orang tuanya anaknya hidup dalam penderitaan yang dahsyat. Untuk merenggut nyawanya, roh jahat itu sering memasukkan anaknya ke dalam api dan air.
Sebagai Rabi/Guru, Yesus turun tangan. Dengan suara keras Ia mengusir roh jahat itu dan anak yang sakit ayan itu pun segera sembuh.
Berhadapan dengan kekuatan besar iblis, iman tangguh memainkan peran yang sangat penting. Iman tangguh manusia ada pada otoritas Ilahi Tuhan dan bukan kekuatan diri sendiri.
Ketidakpercayaan tidak hanya melemahkan daya iman dalam hati, melainkan meniadakannya. Kekuatan utama Tuhan tetap diandalkan agar iman kecil yang telah diterima itu terus bertumbuh dan berkembang hingga berbuah dalam perbuatan mengasihi yang tulus, tekun berdoa, berpihak pada kebenaran dan menyingkirkan kejahatan yang menyiksa.
Ketika kejahatan meraja lela, penyiksaan terus-menerus terjadi bahkan pembunuhan menjadi ajang yang biasa dalam kenyataan hidup, Habakuk bertanya pada Allah, mengapa demikian? Apakah Allah yang menghendakinya?
Kejahatan berasal dari hati manusia yang bekerja sama dengan roh jahat untuk menyiksa sesamanya dengan cara yang keji. Orang yang berbuat jahat pada waktunya akan mendapat hukuman, sementara orang beriman akan hidup oleh imannya.
"Mata-Mu terlalu suci untuk melihat kejahatan. Engkau tidak tahan memandang kelaliman. Bagaimana mungkin Engkau sekarang memandangi orang-orang yang berbuat khianat, dan berdiam diri bila orang-oang fasik menelan orang yang baik?
Habakuk menggugat Allah, karena prihatin yang mendalam melihat orang baik mendapat siksaan hebat dari orang-orang jahat, bahkan menghunus pedang dan membunuh bangsa-bangsa tanpa belas kasih!
Allah tidak pernah pasif terhadap orang jahat. Ruang untuk berubah, bertobat Allah sediakan karena kerahiman Ilahi-Nya yang tak terbatas. Jika si jahat pasif dan terus menekuni kejahatannya maka ganjaran hukuman pasti ia terima.
Pemazmur menanggapi dalam madahnya, "Tuhan adalah tempat perlindungan bagi orang yang terinjak, tempat perlindungan pada waktu kesesakan.
Orang yang mengenal nama-Mu percaya kepada-Mu, sebab tidaklah Kautinggalkan orang yang mencari Engkau, ya Tuhan."
Orang beriman, orang benar yang menderita karena kehajatan, Allah selalu dekat dengannya. Orang jahat selalu mengambil jarak, bahkan makin jauh tersesat. Ketika ia sadar dari kejahatannya dan kembali, Allah tetap merangkulnya.
Hikmat yang dapat kita petik:
Allah tidak pernah pasif terhadap kehajatan dan seakan membiarkan orang-orang benar menderita dan membiarkan orang jahat berkembang biak.
Tuhan mengasihi orang beriman yang setia hidup dalam kasih dan kebenaran walau hidup mendetita karena imannya.
Buah dari iman kokoh adalah ketekunan dalam doa, terus melakukan kebaikan dan amal kasih walau dipandang rendah bahkan tersiksa oleh kekuatan kejahatan dunia.
Iman memiliki kekuatan penuh dalam hidup, jika Allah yang diandalkan dan bukan godaan untuk pamer diri sebagai orang hebat yang punya kuasa. Banyak karisma yang Tuhan kasih menjadi sirna karena ketidakpercayaan, kekuatan kuasa duniawi dan tawaran sensitif iblis yang menggiurkan.
Santo Dominikus doakanlah kami yang sedang bergumul melawan beragam kejahatan yang keji dalam dunia fana ini.
Selamat beraktivitas hari ini. Tuhan berkatimu semua. (RP. FF. Arso Kota, Sabtu/Pekan Biasa XVIII/A/II, 080826).