Liputan6.com, Jakarta - Thailand ingin menghadirkan pengalaman liburan yang lebih beragam bagi wisatawan Indonesia. Negara tersebut tidak lagi hanya mengandalkan Bangkok dan Phuket sebagai magnet utama, tapi juga mulai menyiapkan promosi destinasi-destinasi baru yang tengah berkembang.
Langkah itu dibarengi dengan penguatan konektivitas penerbangan agar masyarakat Indonesia semakin mudah menjelajahi berbagai wilayah di Negeri Gajah Putih. Strategi tersebut diwujudkan melalui penandatanganan MoU antara PT TransNusa Aviation Mandiri (TransNusa) dan Tourism Authority of Thailand (TAT).
Gubernur Tourism Authority of Thailand, Thapanee Kiatphaibool, menandatangani kerja sama itu bersama Group CEO TransNusa, Datuk Bernard Francis. Kesepakatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kunjungan wisatawan Indonesia sekaligus memperkuat kolaborasi pariwisata kedua negara.
"Thailand merupakan salah satu destinasi favorit bagi wisatawan Indonesia, sehingga kami melihat peluang besar untuk terus meningkatkan aksesibilitas dan kenyamanan perjalanan melalui jaringan penerbangan kami," kata Francis melalui rilis pada Lifestyle Liputan6.com, Kamis, 6 Agustus 2026.
"Melalui kolaborasi dengan Tourism Authority of Thailand, kami berharap dapat menghadirkan lebih banyak inisiatif promosi yang mendorong minat masyarakat Indonesia untuk berkunjung ke Thailand, sekaligus memberikan pengalaman perjalanan yang semakin mudah, nyaman, dan bernilai bagi para pelanggan," imbuhnya.
Kerja sama tersebut mencakup berbagai program promosi yang menyasar wisatawan Indonesia. Kedua pihak akan mengikuti pameran pariwisata internasional, menjalankan kampanye pemasaran bersama, mengembangkan materi promosi dan konten digital, menggelar workshop pariwisata, serta mengadakan program familiarization trip bagi media dan pelaku industri pariwisata.

Seluruh program itu dirancang untuk memperluas informasi mengenai pilihan destinasi di Thailand. Promosi tersebut juga membuka peluang bagi destinasi-destinasi yang sedang berkembang untuk dikenal lebih luas oleh wisatawan Indonesia.
Langkah itu diharapkan mendorong pelancong mengeksplorasi pengalaman baru di luar kota-kota yang selama ini menjadi tujuan utama. Kehadiran pilihan destinasi yang lebih beragam sekaligus mendukung pemerataan manfaat ekonomi bagi sektor pariwisata Thailand.
Penguatan konektivitas udara menjadi bagian penting dalam kolaborasi tersebut. Kedua pihak berkomitmen memperkuat penerbangan langsung pada rute Jakarta-Bangkok dan Bali-Phuket sehingga perjalanan wisata menjadi lebih praktis dan efisien. Kemudahan akses tersebut diharapkan meningkatkan minat masyarakat Indonesia untuk berlibur ke Thailand.

Wisatawan Indonesia juga berpeluang memperoleh lebih banyak penawaran promosi perjalanan melalui kampanye yang akan dijalankan secara bersama. Program pemasaran tersebut diharapkan memudahkan masyarakat merencanakan liburan sekaligus memberikan lebih banyak pilihan paket perjalanan menuju berbagai destinasi di Thailand.
"Kami juga optimistis kerja sama ini akan semakin memperkuat konektivitas pada rute Jakarta-Bangkok dan Bali-Phuket serta membuka lebih banyak peluang bagi pertumbuhan sektor pariwisata kedua negara," ujar Francis.
Penandatanganan MoU berlangsung dalam rangkaian Indonesia–Thailand Business Forum. H.E. Anutin Charnvirakul, Perdana Menteri Kerajaan Thailand, turut menyaksikan pertukaran dokumen kerja sama tersebut. Kehadiran pimpinan pemerintahan Thailand menunjukkan dukungan terhadap penguatan hubungan ekonomi dan pariwisata dengan Indonesia.