PROHABA.CO, ACEH BESAR - Cuaca ekstrem dan tidak menentu yang melanda wilayah Aceh dalam beberapa hari terakhir mulai berdampak pada kelancaran operasional penerbangan di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM), Kabupaten Aceh Besar.
Menanggapi kondisi tersebut, PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) menegaskan bahwa seluruh langkah mitigasi, termasuk penundaan maupun penyesuaian jadwal terbang, diambil semata-mata demi keselamatan penumpang.
General Manager Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Rahmat Adil Indrawan, mengungkapkan bahwa pihaknya terus memantau dinamika pergerakan cuaca secara real-time.
Koordinasi intensif terus digencarkan bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), AirNav Indonesia, hingga jajaran manajemen maskapai penerbangan.
Rahmat menjelaskan, setiap tindakan operasional di lapangan 'mulai dari penundaan keberangkatan, penahanan kedatangan (holding), hingga pengalihan rute penerbangan (divert)' selalu didasarkan pada data kondisi cuaca aktual di sekitar ruang udara bandara.
"Dalam beberapa hari terakhir, kondisi cuaca memang cukup dinamis dan menjadi perhatian serius kami dalam menjaga kelancaran operasional.
Namun, kami tegaskan bahwa keselamatan penerbangan tetap menjadi prioritas utama di atas segalanya," ujar Rahmat dalam keterangan resminya, Jumat (7/8/2026).
Baca juga: Kebakaran Lahan di Nagan Raya Meluas hingga 132 Hektare, Pemadaman Terkendala Cuaca Ekstrem
Baca juga: Cuaca Ekstrem! Aceh Jadi Wilayah Terpanas di Indonesia, BMKG Catat Suhu Capai 36 Derajat Celsius
Guna mengantisipasi dampak lanjutan akibat cuaca buruk, pengelola Bandara SIM telah menyiagakan seluruh sarana dan prasarana.
Kesiapan ini mencakup penyiagaan personel posko, optimalisasi fasilitas di sisi udara (airside), hingga peningkatan pelayanan di area terminal penumpang guna mengantisipasi penumpukan calon penumpang saat terjadi penundaan penerbangan (delay).
Ia menambahkan, apabila dalam pelaksanaannya terdapat perubahan jadwal penerbangan secara mendadak, hal itu merupakan bagian standar dari prosedur keselamatan standar penerbangan yang wajib dipatuhi oleh seluruh pemangku kepentingan.
"Kami mengimbau para calon penumpang untuk secara berkala memantau status update penerbangan melalui maskapai masing-masing, serta selalu mengikuti petunjuk dan arahan dari petugas kami di lapangan," imbau Rahmat.
PT Angkasa Pura Indonesia berkomitmen untuk terus menjaga standar keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jasa, sekaligus memastikan seluruh aspek pelayanan di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda tetap berjalan optimal walau di tengah tantangan cuaca yang dinamis.
(Serambinews.com/Agus Ramadhan)
Baca juga: Cuaca Ekstrem! Aceh Jadi Wilayah Terpanas di Indonesia, BMKG Catat Suhu Capai 36 Derajat Celsius
Baca juga: WNA China Gagal Selundupkan Emas 900 Mayam ke Malaysia, Ditangkap di Bandara SIM
Baca juga: Kebakaran Hanguskan Rumah di Aceh Barat, Seorang Warga Luka Bakar dan Kerugian Capai Rp300 Juta